Technologue.id, Jakarta – Platform pembayaran digital, OVO, kini menjadi opsi pilihan transaksi non tunai di Kartika Sari. Toko panganan ringan ini telah lama dikenal sebagai salah satu tujuan favorit bagi pengunjung kota Bandung.

Pengguna OVO bisa melakukan transaksi pembayaran melalui dua cara yaitu OVO Cash maupun OVO Points. Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen mereka dalam
memperbanyak opsi pembayaran bagi masyarakat.

Baca Juga:
CEO Bareksa Ditunjuk Jadi Presdir Baru di OVO

“Lewat kemitraan ini, kami berharap akan merangkul lebih banyak pengguna, salah satunya dengan memfasilitasi pembayaran digital pada gerai oleh-oleh Kartika Sari,” tutur Harianto Gunawan, Managing Director OVO.

Kartika Sari menyediakan berbagai macam kue yang menjadi oleh-oleh favorit dengan resep turun temurun sejak zaman kolonial Belanda. Kolaborasi dengan OVO menjadi kunci utama dalam pertumbuhan bisnis serta meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik kerja sama dengan OVO dalam menyediakan pilihan pembayaran digital kepada pelanggan setia kami. Dengan tingkat adopsi non tunai yang semakin meluas, kami percaya bahwa kolaborasi OVO dan Kartika Sari akan meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan di Kartika Sari,” kata Paulus, Business Manager, Kartika Sari.

Baca Juga:
Jurus OVO Lawan Serbuan Kejahatan Keuangan

Saat ini OVO tersedia di lebih dari 300 kota di seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya platform dengan pembayaran yang paling banyak diterima di toko-toko ritel offline, platform O2O dan e-commerce.

OVO telah hadir di 90% mal di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir dan jaringan rumah sakit terkemuka. OVO, melalui aplikasi Grab, juga menjadi solusi untuk menikmati layanan digital seperti transportasi dan pemesanan makanan.

OVO juga tersedia dalam aplikasi Kudo dan 1,7 juta agennya.