Pemerintah Tiongkok Blokir WhatsApp

Sering Salah Kirim Pas Chatting? Ini Solusi dari WhatsApp
Ilustrasi WhatsApp (source: Pixabay.com)

Technologue.id, Jakarta – Bukan hal yang mengherankan jika pemerintah Tiongkok sering memblokir penggunaan dari sejumlah aplikasi berbasis online di wilayah setempat. Pasalnya, mereka biasanya lebih memilih aplikasi alternatif buatan bangsanya sendiri. Dan hal ini ternyata terjadi pada WhatsApp.

The Verge (25/09/17) mengabarkan, ada seorang ahli keamanan komputer yang baru saja mengkonfirmasi kepada The New York Times bahwa WhatsApp tak lagi bisa digunakan di Tiongkok. Oleh karena itu, pengguna pun tak lagi bisa mengirimkan video chat, foto, bahkan teks sekalipun pada aplikasi tersebut.

Baca juga:

Dijual Rp28,5 Juta di Indonesia, Ini Dia Canon EOS 6D Mark II

“Berdasarkan pengamatan kami, tadinya pemerintah Tiongkok hanya memblokir WhatsApp secara sebagian, karena pengguna tak diizinkan untuk mengirimkan foto, vidoe, dan voice note. Namun kini, aplikasi tersebut juga tidak bisa digunakan untuk mengirimkan pesan”, kata Nadim Kobeissi, ahli keamanan di Symbolic Software.

Baca juga:

Dari Laporan Pendapatan Sampai Tabungan Umrah, Ini Benefit Baru Mitra Grab

Di saat yang sama, Kobeissi juga menemukan dugaan bahwa pemerintah Tiongkok baru saja melakukan pembaharuan firewall untuk mendeteksi dan memblokir protokol NoiseSocket yang digunakan WhatsApp untuk mengitim teks, serta protokol HTTPS/TLS untuk mengirim foto dan video.

Baca juga:

Alexander Rusli Lepas Jabatan CEO Indosat, Siapa Penggantinya?

Di sisi lain, ada kemungkinan kalau sebenarnya alasan WhatsApp diblokir adalah penggunaan sistem enkripsi end-to-end yang membuat percakapan pengguna tak akan bocor ke pihak yang tidak berwenang. Berbeda dengan aplikasi chatting asal negaranya sendiri, WeChat. Pasalnya, WeChat sendiri menyediakan semua data pengguna kepada pemerintah setempat.