Pengembangan Samsung DeX Tiap Generasi, dari Docking Hingga Wireless

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Hidup di era digital yang semakin dinamis, smartphone telah menjadi bagian penting, tidak hanya sebagai medium entertainment tapi juga untuk menjalankan pekerjaan dan passion dari pengguna. Samsung Galaxy Note20 dan Galaxy Note20 Ultra menjawab tantangan pengguna untuk tetap produktif dengan menghadirkan fitur Samsung DeX (Desktop eXperience), salah satu fitur produktivitas paling seamless yang ada pada Galaxy Note20 Series.

Samsung DeX adalah fitur yang pertama kali disertakan pada smartphone Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+ yang memungkinkan pengguna untuk menghubungkan keyboard, mouse, dan monitor layaknya sebuah desktop. Samsung DeX memudahkan kita untuk mengakses smartphone dan laptop secara bergantian. Dimulai ketika drag and drop dokumen, foto, atau video dari smartphone ke PC atau Mac hingga untuk kebutuhan presentasi. Anda bisa mempresentasikan file yang ada di smartphone dan menyambungkan ke layar televisi maupun laptop.

Samsung terus mengembangkan fitur ini agar dapat digunakan pada banyak perangkat lainnya seperti Galaxy S9, Galaxy S10, Galaxy Note8, Galaxy Note9, Galaxy Note10, hingga Galaxy Note20. Ini juga telah diperkenalkan pada beberapa tablet kelas atas, termasuk Galaxy Tab S4 dan Galaxy Tab S6.

Baca Juga:
Bawa Fitur Dex yang Disempurnakan, Multitasking Lewat Galaxy Note20 Series Makin Lancar

Evolusi teknologi

Awalnya, ketika Samsung Dex diperkenalkan, pengguna membutuhkan DeX Station yang dibeli secara terpisah. Smartphone Samsung dipasangkan ke DeX Station yang kemudian dihubungkan ke laptop melalui port USB-C, ethernet, output HDMI 2.0 dan dua port USB 2.0, agar bisa berfungsi. Pengembangan selanjutnya, tidak perlu lagi DeX Station, cukup kabel USB type C to HDMI. Lebih simpel, tapi tetap saja butuh membeli perangkat tambahan agar bisa bekerja.

Hingga pada perkembangan di Samsung Galaxy Note10, kita hanya membutuhkan kabel USB Type C bawaan, untuk menghubungkan perangkat ini ke display atau perangkat lain yang kompatibel. Jadi lebih simpel. Bahkan bukan hanya yang menggunakan sistem operasi Windows, sekarang Samsung DeX sudah mendukung laptop MacBook besutan Apple.

Tidak lama berselang, Samsung mengumumkan “Linux on Galaxy” yang memungkinkan penggunaan distribusi Linux yang kompatibel. Namun pada Oktober 2019 Samsung mengumumkan bahwa Linux pada DeX tidak akan tersedia untuk Android 10 dan memperingatkan pengguna bahwa setelah upgrade ke Android 10 mereka tidak akan dapat menurunkan versi kembali dan secara permanen kehilangan kemampuan untuk menggunakan aplikasi Linux penuh.

Baca Juga:
Cek Deh, Ini 7 Alasan Kenapa Harus Upgrade Galaxy Note10+ ke Galaxy Note20 Ultra

Selanjutnya di Galaxy Note20 Series, fitur Samsung DeX sudah membawa perubahan besar. Pada Galaxy Note generasi terbaru ini sudah mendukung teknologi wireless atau tanpa menggunakan kabel, berbeda dari perangkat-perangkat sebelumnya yang masih menggunakan kabel USB.

Fitur Samsung DeX pada Galaxy Note20 Series diaktifkan lewat koneksi Miracast. Jadi pengguna juga harus menggunakan Smart TV yang sudah mendukung Miracast untuk bisa menghubungkannya.

Ketika terhubung ke layar, perangkat itu sendiri dapat berfungsi sebagai touchpad atau terus digunakan dengan cara yang biasa saat DeX beroperasi. 

Bagi konsumen Indonesia yang ingin memiliki Samsung Galaxy Note20 Series masih bisa mengikuti pre-order hingga 19 Agustus 2020. Ada berbagai penawaran menarik selama masa pre-order tersebut, yaitu:

● Galaxy Note20 dibanderol dengan harga Rp14.499.000. Setiap pemesanan akan disertai dengan e-voucher untuk pembelian Galaxy Buds+ senilai Rp2.399.000.

● Galaxy Note20 Ultra varian 256GB memiliki harga Rp17.999.000, sementara varian 512GB dibanderol senilai Rp19.999.000. Setiap pemesanan Galaxy Note20 Ultra akan disertai dengan e-voucher untuk pembelian Galaxy Buds Live senilai Rp2.599.000.

Baca Juga:
Di Balik Filosofi Desain Galaxy Note20 Series

Peserta pre-order juga berkesempatan untuk mendapatkan Bank Cashback hingga Rp1.000.000 dengan bunga cicilan 0% dan periode hingga 24 bulan bila menggunakan mitra-mitra Bank Samsung di Indonesia. Sedangkan bagi yang sudah register sebelumnya di situs resmi Samsung dan melanjutkan dengan pembelian akan mendapatkan smart case cover senilai Rp699.000.

Dan untuk konsumen yang ingin langsung melakukan Trade In dengan smartphone lamanya, Samsung juga memberikan kesempatan di masa pre-order ini. Konsumen dapat mengunduh aplikasi GLPTradeIn dan aplikasi akan langsung mengidentifikasi smartphone Anda dan jumlah yang harus dibayarkan untuk melanjutkan pre-order Galaxy Note20 Series. Konsumen akan mendapatkan kode yang dapat digunakan langsung untuk melakukan pre-order di situs resmi Samsung.

Untuk mengikuti pre-order atau mendapatkan informasi lebih lanjut dapat dilakukan dengan mengunjungi situs pre-order Samsung di www.galaxylaunchpack.com serta berbagai e-commerce yang telah bekerja sama dengan Samsung untuk pre-order kali ini, yaitu Lazada, JD.ID, Blibli, Shopee, Tokopedia, Eraspace, Bukalapak, Akulaku, Bhinneka.com, Dinomarket, dan Global Teleshop.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories