Technologue.id, Jakarta – Pengguna gadget Apple, terutama smartphone, dikenal loyal kepada perusahaan berlogo apel tergigit tersebut. Selain doyan menyeragamkan gadget yang dipakainya, Apple fanboy – sebagaimana konsumen setia Apple kerap disebut – juga tak ragu-ragu membelanjakan uangnya di App Store. Setidaknya, SensorTower menangkap fenomena itu di Amerika Serikat.

Namun di negara yang sama, ternyata para pemakai Android juga mulai konsumtif. Dari catatan lembaga riset pasar tersebut selama tahun 2016, rata-rata pengguna Android di AS sudah menghabiskan uangnya sebesar Rp400 ribu untuk berbelanja di Google Play Store.

Jika dibandingkan, hal ini berselisih tak terlalu jauh dengan budget yang dialokasikan pengguna iOS ke App Store untuk menebus aplikasi berbayar atau mungkin membeli add-on-nya, yakni sebesar Rp533 ribuan per device.

Yang tak kalah menarik, dari beragam kategori aplikasi yang ada di App Store maupun Play Store, ada satu kategori yang menjadi “ladang emas” bagi para mobile developer: game. Tak tanggung-tanggung, monetisasi di toko maya Google dan Apple di kategori itu sama tinggi dan kuatnya. Tak kurangnya, sedari 1 Januari sampai 21 Desember 2016, rata-rata kategori tersebut mengalir duit sebesar Rp360 ribu, baik di App Store maupun Play Store di AS.

Revenue ini kian menegaskan bahwa pengguna Android di AS suka bermain game. Sebab menurut SensorTower (01/06/17), dari rerata Rp400 ribu yang dibelanjakan pengguna Android di Play Store, 90 persennya terdistribusi ke game. Sebagai perbandingan, dari Rp533 ribuan yang dihabiskan pengguna iOS per perangkat, hanya 68 persennya yang masuk ke kategori tersebut.

Menurut Anda di Indonesia sendiri apakah fenomenanya serupa?

 

Baca juga:

Apple Ajak Pengguna Android Pindah ke iPhone dengan Klaim Ini

Kantong Netflix Makin Tebal Gara-Gara Pengguna Apple

Ternyata Ini Game dan Aplikasi Terpopuler di Play Store, Anda Punya?