Pengguna Internet Minim Kesadaran Melindungi Privasi Online Mereka

Technologue.id, Jakarta – Internet telah menjadi bagian penting untuk kehidupan modern. Fenomena ini menciptakan tantangan luar biasa bagi para pengguna untuk menjaga semua detail pribadi mereka tetap terkendali.

Menurut survei Kaspersky Lab baru-baru ini, hampir satu dari lima (17%) telah melihat informasi pribadi tentang diri mereka atau anggota keluarga yang seharusnya tidak
berada dalam domain publik. Ini meningkat hampir seperempat (22,3%) di antara orang-orang yang memiliki anak di bawah 18 tahun.

Baca Juga:
Serangan Malware Makin Banyak, Incar Pengguna Mobile di Indonesia

Satu dari tiga (32,3%) konsumen tidak tahu bagaimana dapat sepenuhnya melindungi privasi online mereka. Ketidakberdayaan terhadap masalah privasi digital ini, yang disebut sebagai keletihan privasi (privacy fatigue), sering kali mengarah pada membagikan informasi secara berlebihan di jejaring sosial dan mengabaikan risiko keamanan yang melekat.

Ketidakberdayaan terhadap masalah privasi seperti itu juga telah mempengaruhi perilaku online masyarakat. Seperlima (19%) tidak melakukan upaya ekstra, seperti membersihkan riwayat penelusuran secara rutin atau menggunakan add-on khusus untuk memblokir fitur pelacakan online demi mengamankan privasi saat menjelajahi internet dari perangkat mereka.

Marina Titova, Head of Consumer Product Marketing di Kaspersky Lab menjelaskan “Peningkatan pelanggaran data, ditambah dengan kesulitan dalam mengelola data pribadi
online, menyebabkan konsumen merasa kehilangan kendali dan membuat mereka lelah karena harus memikirkan privasi digital. Meskipun tidak ada silver-bullet, ada banyak cara bagi mereka untuk mengurangi risiko bahaya tersebut. Ini dimulai dengan kebersihan digital disar mencakup penggunaan alat dan teknologi canggih untuk membantu mereka mendapatkan privasi digital dengan tepat.”

Baca Juga:
Aktivitas Siber Berbahaya Meningkat di Tahun 2018

Sikap apatis yang berlangsung selama ini dapat menyebabkan masalah yang cukup besar. Saat ini, ada banyak kejahatan dunia maya yang dipersiapkan untuk memanfaatkan privasi orang lain dan mendapat keuntungan dengan memanipulasi informasi pribadi pengguna.

Untuk mengamankan privasi digital Anda, Kaspersky Lab merekomendasikan beberapa langkah sederhana untuk diikuti sebagai berikut:
 Mulailah untuk mengelola jejak digital Anda: simpan daftar akun Anda dan periksa secara teratur apakah data Anda telah dapat diakses publik. Disarankan
juga untuk membuat email sekunder
 Gunakan alat digital khusus yang memungkinkan untuk menjelajah internet dengan aman, seperti Penjelajahan Pribadi (private browsing), mendeteksi webcam atau akses mikrofon apa pun oleh aplikasi yang tidak terpercaya
 Instal solusi keamanan andal yang mencakup seperangkat utilitas untuk meminimalkan risiko pelanggaran privasi.

Recent Articles

Justice League dan Film DC Lainnya Masih di HBO Max Sampai Desember

Technologue.id, Jakarta - WarnerMedia Entertainment mengumumkan perpanjangan beberapa film DC populer di HBO Max, akan tetap di platform streaming itu hingga Desember 2020.

Moonton Hibur Player Mobile Legends India

Technologue.id, Jakarta - Bentrokan di perbatasan India-Cina telah dirasakan dampaknya oleh beberapa pihak, terutama bagi pengguna smartphone yang menggunakan aplikasi dan game...

Vivo X50 Segera Meluncur di Indonesia, Yuk Intip Kelebihannya

Technologue.id, Jakarta - Vivo segera menghadirkan jajaran X50 Series ke Indonesia. Ponsel yang mengunggulkan kemampuan fotografinya ini dipastikan akan mendarat di Tanah...

Karyawan Masuk Kantor, Aplikasi Ini Mampu Deteksi Jarak Aman dan Face Mask

Technologue.id, Jakarta - Platform payroll digital, Catapa, meluncurkan produk baru CatapaAtOffice untuk menciptakan produktivitas dengan rasa aman dan nyaman untuk karyawan sekaligus...

Smartphone Nokia 1 2018 Kebagian Android 10 Go Edition

Technologue.id, Jakarta - Sejak awal diluncurkan hingga saat ini, perangkat Android yang sudah bisa mencicipi sistem operasi Android 10 umumnya berasal dari...

Related Stories