Technologue.id, Jakarta – Investree, selaku perusahaan teknologi finansial (fintech) mengaku berfokus untuk membangun kerja sama dengan ekosistem Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terdigitalisasi. Langkah tersebut diambil sebagai strategi Investree dalam memperkuat daya saing.

Dalam sesi wawancara pada Selasa (18/2/2020) di Jakarta, Adrian Gunadi selaku Co-Founder & CEO Investree mengatakan, “Kita berfokus dengan ekosistem yang ada UKM-nya. sebagai contoh, kita bekerja sama dengan Midtrans, sebuah perusahaan payment gateway yang punya lebih dari 6000 merchant.”

Baca Juga:
GoPay Sekarang Bisa Buat Bayar Uang SPP

Adrian mengaku dengan adanya kerja sama ini, Investree telah memfasilitasi beberapa UKM dengan pinjaman. Midtrans sendiri menjadi akselerator kebutuhan para UKM terhadap akses pinjaman modal tersebut.

“Kita gak main dengan UKM satu satu, kita bermain dengan ekosistemnya itu. Itu merupakan strategi Investree dan itu fokus kami,” ujar Adrian.

Pada kesempatan yang sama, Investree juga mengumumkam kerja samanya dengan PT Principal Asset Management, dan Tanamduit. Dikatakan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital.

Baca Juga:
Diam-Diam, Facebook Punya Aplikasi Mirip Pinterest

“kami sadar akan posisi Investree sebagai pionir fintech lending, kami berkomitmen untuk terus mengeluarkan inovasi yang kaya manfaat bagi masyarakat yang sudah melek finansial dan teknologi terutama Lender-Lender di Investree. Dan kerja sama ini adalah salah satunya,” pungkas Andrian.