Technologue.id, Jakarta – Platform manajemen hotel, OYO Hotels & Homes, meresmikan jaringan hotelnya di Bali. Peresmian ini merupakan bagian dari tercapainya babak baru pertumbuhan bisnis OYO di Indonesia.

Sebagai ikon pariwisata di Indonesia, Bali adalah pasar yang krusial bagi OYO. Pariwisata adalah penyumbang terbesar ke pertumbuhan ekonomi Bali dan berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 43 persen kunjungan wisata mancanegara dari seluruh Indonesia adalah dari pulau Bali.

Baca Juga:
Oyo Klaim Sebagai Jaringan Hotel Terbesar di Indonesia

“OYO telah diresmikan di Bali. Selain itu, kami juga secara khusus mengalokasikan investasi sebesar US$30 Juta untuk mendorong transformasi industri perhotelan di Bali dan menjangkau basis pelanggan yang lebih luas,” kata Ritesh Agarwal, Founder & Group CEO OYO Hotels & Homes.

Startup berbasis teknologi asal India itu percaya diri dengan pertumbuhan mereka di daerah Pulau Dewata tersebut. Sebanyak 105 hotel dengan 1.034 kamar telah bergabung di jaringan hotel OYO di Bali.

“Per Agustus 2019, tingkat hunian hotel OYO di Bali mencapai 65-70 persen, dengan rata-rata pemesanan terjadi setiap 1 menit. Sebagai pelopor model bisnis perhotelan full-stack berbasis teknologi pertama di dunia, kami berharap keberadaan OYO di Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan industri perhotelan lokal,” ungkap Rishabh Gupta, Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia.

Baca Juga:
Aplikasi Oyo Tembus 1 Juta Unduhan

Data terakhir dari BPS menyatakan bahwa terdapat 551 hotel berbintang di Bali, yang terdiri dari 61 persen hotel bintang 1-3 pada tahun 2017. Untuk bisa sukses di persaingan yang begitu ketat, dibutuhkan kemampuan memetakan solusi, potensi, serta tantangan di industri lokal. OYO memiliki dukungan on-ground dari tim lokal yang berpengalaman dan memahami keadaan industri hospitality lokal dan mampu memberi solusi paling tepat.

Setiap hotel OYO menjanjikan fasilitas seperti koneksi Wi-Fi yang cepat dan gratis, linen yang bersih, peralatan mandi dan kamar mandi yang higienis, AC dan TV.

Dalam kurun waktu kurang dari setahun, kini OYO memiliki lebih dari 1.000 hotel, 1.200 mitra pemilik hotel, dan 5 juta pelanggan di 100 kota di seluruh Indonesia.

Pencapaian ini berhasil dicapai lebih cepat dari target awal OYO, yaitu untuk hadir di 100 kota pada akhir tahun 2019.