Technologue.id, Jakarta – Sejak menyematkan chipset berbasis 64-bit pada iPhone 5s, Apple perlahan-lahan ingin mencoba memasuki ekosistem 64-bit seluruhnya, baik dari sisi hardware maupun software. Dan kini, mereka mulai memaksa pengguna untuk melakukan migrasi.

TheVerge.com (12/04/2018) mengabarkan bahwa Apple mulai memperingatkan seluruh pengguna macOS bahwa seluruh aplikasi berbasis 32-bit akan segera dihentikan dukungannya. Bahkan, peringatan tersebut akan muncul ketika pengguna membuka aplikasi 32-bit.

Baca juga:

100 Persen Properti Apple Sedunia Sudah Ramah Lingkungan

- Advertisement -

Peringatan yang dirilis oleh Apple itu sebenarnya tidak membuat pengguna macOS lantas tidak bisa mengakses aplikasi berbasis 32-bit. Saat ini, mereka baru memperingatkan pengguna kalau aplikasi tersebut tidak optimal untuk bisa dieksekusi pada macOS keluaran terbaru.

Baca juga:

Ini Calon Fitur Baru iPhone yang Sudah Dimiliki Samsung 5 Tahun Lalu

Hingga saat ini, Apple sendiri belum menentukkan kapan terakhir penggunanya masih diizinkan untuk menggunakan aplikasi 32-bit. Namun sebelumnya, mereka sudah pernah mengingatkan para pembuat software untuk beralih ke aplikasi berbasis 64-bit.

Baca juga:

Apple Luncurkan iPhone 8 Red Edition

Tak cuma itu, pihak Apple juga sudah memastikan kalau High Sierra adalah sistem operasi terakhir yang bisa menjalankan aplikasi berbasis 32-bit. Setelah itu, Apple akan melakukan transisi total ke basis 64-bit, baik dari sisi hardware maupun software.