Qlue Bersama Pemerintah Kota Wujudkan Kupang Smart City

Technologue.id, Jakarta – Qlue, aplikasi pelaporan warga, resmi diimplementasikan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadiran Qlue, diharapkan dapat meningkatkan layanan publik, sehingga Kota Kupang bisa menjadi kota cerdas (smart city).

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, menjelaskan Kupang Smart City adalah salah satu programnya untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam program pembangunan, dan transformasi menuju kota cerdas. Untuk itu, Pemerintah Kota Kupang menggandeng Qlue sebagai platform dalam rangka mengoptimalkan pelayanan publik. Selain itu, Pemerintah Kota Kupang akan mendapatkan data yang akurat untuk merumuskan kebijakan, sehingga meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja Pemerintah Kota Kupang.

Baca Juga:
Qlue Raih Startup of The Year 2019

Seluruh laporan masyarakat akan masuk ke dalam Dashboard Kupang Smart City yang dioperasikan oleh Pemerintah Kota Kupang dan secara otomatis diteruskan kepada tim operasional di lapangan untuk ditindaklanjuti. Laporan masyarakat yang masuk juga akan menjadi data yang berharga bagi Pemerintah Kota Kupang, untuk menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan pembangunan kota. Untuk itu, Jefri mengajak warga untuk dapat berpartisipasi aktif melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dalam mewujudkan Kupang Smart City.

Sementara itu, Founder & Chief Executive Officer Qlue, Rama Raditya, mengatakan, Qlue telah mendapatkan dukungan dari GSM Association (GSMA) untuk fokus mengembangkan solusi smart city di tiga kota, yaitu Kupang, Makassar, dan Bandung.

Di Kota Kupang, lanjut Rama, Qlue menawarkan berbagai solusi teknologi mulai dari Smart City Dashboard, CCTV Integration and Analysis, hingga QlueWork, yaitu fitur Qlue yang berguna untuk meningkatkan koordinasi antar instansi yang efektif.

“Qlue hadir memberikan solusi smart city yang dapat membantu pemerintah dan masyarakat Kupang dalam membangun Kupang Smart City. Solusi teknologi Qlue memudahkan masyarakat untuk melaporkan berbagai masalah lingkungan dan sosial dengan menggunakan ponsel pintar,” kata Rama.

Baca Juga:
Gandeng NVIDIA, Startup Qlue Makin Mahir Olah Teknologi AI

Qlue juga menyediakan platform berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota.

“Kami siap berkolaborasi lebih jauh dengan Kota Kupang melalui penerapan berbagai solusi agar ekosistem smart city di Kota Kupang semakin lengkap,” imbuh Rama.

Qlue saat ini telah hadir di 15 kota dan lebih dari 50 institusi lintas industri, mulai dari pemerintah daerah dan pusat, properti/kota satelit, keamanan, konstruksi, bantuan paska bencana dan lain- lain. Sebagai perusahaan yang menyediakan ekosistem smart city terlengkap di Indonesia, Rama memastikan Qlue akan terus melakukan ekspansi ke berbagai kota di Indonesia untuk mempercepat perubahan positif dan mewujudkan Indonesia smart nation.

Recent Articles

Bisnis Digital Dikenai Pajak, Trump Ancam Ambil Tindakan

Technologue.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump geram melihat sejumlah negara akan menarik pajak untuk perusahaan berbasis digital seperti Netflix dan...

Sama Persis, Fitur Telkomsel CloudX Juga ‘Diracik’ oleh Developer Zoom

Technologue.id, Jakarta - Di tengah pandemi Corona, aplikasi video telekonferensi menjadi salah satu layanan komunikasi yang paling diminati. Bila aplikasi meeting online...

Bantu UKM Hadapi Gempuran Pandemi Covid-19, Masterweb Network Rilis Layanan New Web1Menit

Technologue.id, Jakarta - Tahun 2020 memang terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pasalnya baru berjalan selama 3 (tiga) bulan namun perekonomian mengalami goncangan...

Keberadaan Xiaomi Mi Band 5 Terkuak, Ini Fitur-Fiturnya

Technologue.id, Jakarta - Belakangan, Xiaomi tampaknya cukup rajin untuk memperbaharui lini smartband miliknya. Jika tahun lalu sempat merilis Mi Band 4, tahun...

ShopeePay Permudah Transaksi Pemesanan Online Kebutuhan Harian di Masa Pandemi

Technologue.id, Jakarta - Terhitung sudah hampir tiga bulan lamanya pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dengan imbauan untuk tetap selalu berada di rumah...

Related Stories