Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Ramaikan PEVS 2024, Neta Bakal Kenalkan SUV Listrik Baru
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - PT NETA Auto Indonesia akan berpartisipasi di ajang PERIKLINDO Vehicle Show (PEVS) 2024. Sebagai salah satu distributor mobil listrik di Indonesia, NETA akan memperkenalkan model terbarunya untuk kelas SUV dan menampilkan lima model unggulan lainnya.

“PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2024 menjadi salah satu ajang penting bagi NETA Indonesia sebagai distributor mobil listrik, untuk berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan EV di Indonesia. Di kesempatan ini, kami akan meluncurkan salah satu model terbaru untuk menyegarkan pasar otomotif Indonesia,” ujar Yusuf Anshori, Brand & Marketing NETA.

Baca Juga:
Mobil Listrik NETA V Jadi Armada Taksi Bandara Halim Perdana Kusuma

Di acara PEVS 2024 kali ini, NETA secara eksklusif akan memperkenalkan ke publik salah satu model terbaru NETA untuk kelas SUV. Para pengunjung yang hadir bisa melihat model terbaru NETA secara langsung dan mendapatkan informasi detail mengenai mobil ini.

"Dengan dukungan Pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik, NETA sebagai salah satu merek mobil listrik optimis bahwa kedepannya ekosistem kendaraan listrik akan semakin berkembang dan merata serta memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.” tutup Yusuf Anshori.

Baca Juga:
Makin Eksis, Neta Jalin Kerjasama dengan Penyedia Baterai Mobil Listrik di Indonesia

Sampai saat ini, belum ada bocoran mengenai SUV listrik baru milik NETA tersebut. Kemungkinan diantara SUV listrik NETA U, L atau X.

Sebagai informasi, pameran kendaraan listrik PEVS 2024 akan berlangsung mulai dari 30 April hingga 5 Mei 2024 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta. Bagi pengunjung yang ingin datang, bisa membeli tiket dengan harga Rp50 ribu untuk weekday dan weekend.

SHARE:

Garena Undawn Hadirkan Patch Baru, Ajak Pemain Taklukan Kegelapan di Stygian City

Gara-gara Ini, Kominfo Ancam Denda Platform Digital Sebesar Rp500 Juta