Baca Juga: Viral, Gaya Baru Bersalaman di Tengah Wabah Corona
Gerakan ini direspon positif oleh masyarakat Indonesia yang berbondong-bondong membeli masker di Ramayana. Mereka juga mengapresiasi strategi penjualan Ramayana yang tidak memanfaatkan kondisi pasar dimana harga masker melonjak sangat tinggi.
https://twitter.com/wktnda/status/1235120113155584000
https://twitter.com/Lolilovitaa/status/1235038912684249088
https://twitter.com/bibahchan/status/1235151280919556096
https://twitter.com/agannyi/status/1235010818304905216
Baca Juga: Meme ‘Nyeleneh’ Soal Kasus Virus Corona Pertama Muncul di Depok
Namun dalam waktu sehari, masker yang dipajang langsung ludes diborong oleh masyarakat. Padahal pihak Ramayana memberikan batasan terhadap jumlah pembelian masker harian ini. Satu pengunjung hanya boleh membeli satu pack saja. Setelah persediaan habis, Ramayana langsung menurunkan kampanye penjualan. Saat ini mereka sedang dalam pengencekan pendistribusian, dan berjanji akan tetap menjual masker dengan harga normal bila stok kembali tersedia. https://twitter.com/ramayanads/status/1235054008449912832