Technologue.id, Jakarta – Realme yang merupakan sub-brand Oppo, dikabarkan sedang merencanakan spin-off atau pisah dengan induknya. Namun Realme tetap berbagi sumber daya dengan Oppo.

Dilansir dari Digitimes pada Jumat (20/11/2019), Chung Hsiang-We, Chief Commercial Officer Realme Taiwan mengatakan bahwa rencana itu kemungkinan terjadi jika Realme terus berkembang.

Baca Juga:
Meluncur, Realme X2 Pro Incar Segmen Premium

Diketahui Realme menempati peringkat tujuh dalam pengiriman smartphone secara global dan disebut sebagai merek smartphone yang paling cepat pertumbuhannya.

Saat ini Realme telah berjalan secara mandiri dengan membentuk tim R&D untuk membangun ekosistem dan produksinya sendiri. Meski begitu, Chung mengatakan Realme tidak menjadikan Oppo sebagai kompetitornya secara langsung karena mempunyai segmentasi pasar yang berbeda.

Untuk menunjukkan perbedaan segmentasi pasar, Chung mengatakan bahwa 60% pengguna Oppo adalah wanita, sementara 60% pengguna Realme adalah pria. Oppo juga menyasar segmen premium lewat Reno Series sementara Realme berfokus pada teknologi dan desain dari smartphonenya.

Baca Juga:
Realme Beri Kejutan Diskon Hingga 50% di Mega Sale 11.11

Sebelumnya, produsen smartphone lain sudah melakukan spin-off, contohnya Xiaomi dengan Redmi dan Huawei dengan Honor yang sebenarnya induk perusahaan mereka masih sama.