Technologue.id, Jakarta – Bukan lagi rahasia jika Android selama ini dikenal memiliki celah keamanan yang lebih rentan ketimbang sistem operasi mobile lainnya. Namun siapa sangka, masalah tersebut justru sudah ada sejak pertama kali perangkat tersebut didistribusikan dan belum digunakan sama sekali.

Mengutip dari TheVerge.com (10/08/2018), salah satu lembaga keamanan mobile, Kryptowire, baru-baru merilis sebuah data yang cukup mencegangkan soal keamanan perangkat Android. Menurut mereka, ada beberapa vendor smartphone yang tidak memerhatikan celah keamanan para perangkatnya pasca diproduksi.

Baca juga:

23 Ribu Perangkat Android Hilang Atau Dicuri Setiap Bulan

Kryptowire juga menyebutkan sejumlah vendor yang agak lalai soal keamanan, seperti Asus, Essential, LG dan ZTE. Setelah ditemukan celah keamanan yang cukup serius oleh Kryptowire, kabarnya mereka berjanji mereka berjanji untuk menutupnya agar tak merugikan konsumen.

- Advertisement -

Baca juga:

Pengguna Smartphone Samsung, Selamat Memainkan Fortnite Android!

Dengan lemahnya keamanan tersebut, ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh penjahat siber terhadap perangkat pengguna. Di antaranya adalah mengambil alih kontrol mikrophone dan komponen lainnya, serta bisa mengendalikan smartphone untuk mendownload beberapa aplikasi berbahaya. Dan semua itu, dilakukan tanpa sepengetahuan pengguna.

Baca juga:

Android Pie untuk Smartphone Vivo Segera Hadir

“Banyak vendor yang melakukan banyak kostumisasi pada aplikasi, konfigurasi, dan lain-lain dari versi aslinya. Hal tersebut bisa meningkatkan serangan siber dan meningkatkan kemungkinan eror pada software,” kata CEO Kryptowire, Angelos Stavrou.