Technologue.id, Jakarta – Setelah sebelumnya dikabarkan mengalami kekurangan suku cadang, DJI kembali memproduksi Phantom 4 Pro-nya. Pada gelaran CES 2020, DJI mengumumkan ketersediaan drone tersebut.

Dilansir dari Dpreview Rabu (15/1/2020), DJI mengatakan kekurangan suku cadang yang membuat terhentinya produksi Phantom 4 Pro V2.0 sudah bisa diatasi. Drone yang menjadi ikon perusahaan tersebut sudah dijual kembali mulai 6 Januari 2020.

Baca Juga:
#BOYCOTTSamsungIndonesia Heboh di Twitter, Ada Apa?

“DJI menetapkan standar tinggi untuk komponennya, jadi kami memastikan Phantom 4 Pro V2.0 akan memenuhi harapan tinggi pelanggan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan yang harus menunggu. Kami juga sangat berterima kasih atas kesabaran pelanggan,” kata pihak DJI.

Ketersediaan Phantom 4 Pro V2.0 sudah bisa dilihat di toko resmi DJI sendiri. kemudian B&H, BuyDig, dan Amazon juga sudah menyediakan drone tersebut dengan harga $ 1.729 atau sekitar Rp 24 jutaan. Harga tersebut lebih mahal dari harga yang dibandrol pada 2018 lalu, yaitu $ 1.499 atau setara Rp 20 jutaan.

Baca Juga:
Apple Gelar Kontes Fotografi, Ini Syaratnya

Phantom 4 Pro V2.0 sendiri memiliki kemampuan mengudara yang hening hingga menyentuh angka 60% keheningan. Selain itu stone ini dibekali teknologi transmisi data OcuSync yang menghasilkan video beresolusi tinggi dengan latensi rendah serta baling-baling yang ringkas dengan berat 13 gram.

Dengan menggunakan OcuSync, Phantom 4 Pro V2.0 dapat dihubungkan ke perangkat DJI Goggles secara wireless dengan jarak maksimum transmisi datanya mencapai 7 kilometer.