Technologue.id, Jakarta – Seorang ibu asal Korea Selatan, Jang Ji-Sung, mendapat kesempatan untuk bertemu kembali dengan mendiang putrinya yang sudah tiada. Berkat kemajuan teknologi, lewat Virtual Reality (VR) ibu bertemu sang putri, Nayeon, yang berusia tujuh tahun meninggal karena penyakit yang tidak bisa disembuhkan.

Lewat video dokumenter bertajuk ‘I Met You’, terekam pertemuan haru ibu dan putrinya. Momen Ibu dan anak bertemu lewat VR disiarkan melalui Munhwa Broadcasting Corporation.

Baca Juga:
Amanda Nurani, Penjual Tahu Goreng Cantik yang Lagi Viral

Dikembangkan selama delapan bulan oleh tim produksi khusus, lingkungan virtual diciptakan seperti Ji-Sung dan Nayeon biasa berinteraksi. Karakter putri kecilnya dibuat sedetail mungkin, mulai dari wajah sampai suaranya. Saat Ji-Sung mulai mengenakan kacamata VR hingga berinteraksi dengan mendiang putrinya membuat dunia terharu.

Dalam video sepanjang 44 detik yang diunggah di Youtube, terlihat Ji-Song mengenakan kacamata VR dan sarung tangan khusus. Kedua alat itu untuk membantunya bertemu kembali dengan putrinya yang sudah tiada. Ia berjalan mengelilingi green room, di mana dalam penglihatannya, dia sedang berada di sebuah taman. Di taman itulah ia dan putrinya sering menghabiskan waktu yang indah.

Setelah beberapa saat berkeliling taman, ia melihat putri kecilnya muncul dari balik tumpukan kayu. Putrinya berlari ke arahnya dengan riang. Kemudian video menunjukkan apa yang dilihat Ji-Song melalui kacamata VR.

Setelah bertemu, mereka melakukan perbincangan. Anaknya bertanya, “Kamu ke mana saja Ibu? Apa kamu memikirkan aku?” Ji-Song merespons dengan sedih, ”Tentu saja, setiap saat Ibu memikirkan kamu”.

Baca Juga:
Jawaban Kocak Netizen Mengapa Indonesia Bebas Corona

Setelah menghabiskan lebih banyak waktu bersama ‘anaknya’ dalam dunia VR, terlihat Ji-Song menjadi lebih emosional. Dia bisa menyentuh dan berbicara dengan mendiang anaknya, dilansir dari World of Buzz (10/2/2020). Mereka berdua berjalan-jalan di taman virtual yang biasa dikunjungi saat anaknya masih hidup. Anggota keluarga lain yang menyaksikan itu tak kuasa membendung air mata.

Menurut Ji-Song, dia bersedia untuk menjalani program tersebut karena ia ingin memberikan penghiburan untuk mereka yang kehilangan anak seperti dirinya. Atau mereka yang kehilangan saudara dan orang tua.