Baca juga:
Intel Kembangkan PC Berbentuk Buku Catatan
Untuk bisa menampilkan performa terbaiknya, Summit menggunakan sistem IBM AC922 yang di dalamnya terdapat 4.608 server untuk melakukan berbagai macam kalkulasi komputer. Masing-masing dari server tersebut sendiri ditenagai oleh dua buah prosesor IBM Power9 22-core serta enam unit Nvidia Tesla V100 untuk pemrosesan grafisnya.
Baca juga:
HP Sematkan Alexa pada All-in-One PC
Berkat spesifikasi yang tinggi, perangkat ini juga bisa menyimpan data hingga 250 Petabyte atau setara dengan dengan video berkualitas HD berdurasi 74 tahun. Sementara soal konektivitas, sistem tersebut sendiri saat ini sudah terkoneksi kabel fiber optic sepanjang 185 mil. Tak cuma dari sisi kinerja, sebagai supercomputer, Summit juga terbilang irit dari sisi konsumsi daya. Pasalnya, dengan spesifikasi yang begitu tinggi, ia hanya mengonsumsi listrik sebesar 13 Megawatt. Ini lebih kecil jika dibandingkan TaihuLight yang mencapai 15 Megawatt.Baca juga:
Dengan dimensi 5.600 kaki, supercomputer seharga US$200 juta (Rp2,8 triliunan) tersebut memiliki lebar yang sama dengan sekitar 2 lapangan tenis. Sementara bobotnya yang mencapai 340 ton sudah bisa melebihi berat dari sebuah pesawat komersial.