Baca juga:
Survei: 89 Persen Pengguna Puas Menggunakan Smart Speaker
Hal ini membuat untuk pertama kalinya Google berhasil mengalahkan Amazon dalam perebutan tempat pertama produsen gadget ber-artificial intelligence itu. Amazon sendiri hanya duduk di nomor dua dengan mengapalkan 2,5 juta unit Echo. [caption id="attachment_33656" align="alignnone" width="673"]
Shipment smart speaker secara global Q1 2018 (source: canalys)[/caption]
Baca juga:
Waduh, Alexa Rekam dan Sebarkan Obrolan Penggunanya Diam-diam!
Namun kalau dilihat-lihat, baik bagi Google dan Echo, volume shipment itu tidaklah mentereng. Pada Q4 2017, yang merupakan kuartal dengan shipment tertinggi sepanjang sejarah, Amazon dan Google berdua saja bisa mengirimkan 15 jutaan unit smart speaker dari gudang masing-masing. Pasar Amerika Serikat memang melemah lebih dari 50 persen untuk pertama kalinya. Alasannya, kata lembaga analis pasar itu, karena Google dan Amazon fokus untuk memperluas pasar di luar negara asalnya dan meningkatnya daya beli konsumen di negara macam China dan Korea Selatan.Baca juga:
Sementara itu, melengkapi daftar empat besar, ada Alibaba dengan speaker Tmall Genie-nya (1,1 juta unit) dan Xiao AI besutan Xiaomi (lebih dari 600 ribu unit). Kehadiran dua brand asal Tiongkok itu juga sekaligus memastikan China sebagai pasar smart speaker tersubur kedua setelah AS.