Jakarta – Technologue.id memperoleh informasi bahwa Sony telah memperluas jajaran home entertainment di pasar Amerika Serikat. Produsen elektronik asal Jepang itu meluncurkan dua model smart TV terbaru, yaitu Bravia 7 II dan Bravia 9 II. Kehadiran kedua televisi premium ini membawa gebrakan baru dalam teknologi layar.

Fitur utama yang menjadi andalan kedua perangkat adalah penerapan teknologi True RGB Mini LED. Sistem ini menggunakan lampu latar merah, hijau, dan biru secara independen. Teknologi ini berbeda dari konfigurasi tradisional yang mengandalkan lampu putih yang disaring melalui beberapa lapisan.

Pendekatan baru ini menghasilkan efisiensi cahaya yang lebih tinggi. Akurasi warna yang dihasilkan juga jauh lebih superior. Sony mengklaim inovasi ini mampu menghadirkan reproduksi warna yang lebih realistis dan mendekati kehidupan nyata.

Model premium entry-level, Bravia 7 II, menawarkan performa HDR yang impresif. Televisi ini mampu mencapai kecerahan puncak hingga 2.300 nits. Selain itu, Bravia 7 II mencakup 88 persen dari ruang warna BT.2020.

Smart TV 4K ini berjalan pada platform Google TV. Perangkat ini juga mendukung berbagai fitur gaming modern. Beberapa di antaranya adalah refresh rate 120 Hz, Variable Refresh Rate (VRR), Auto Low Latency Mode (ALLM), dan Dolby Vision.

Namun, konektivitas hardware pada Bravia 7 II memiliki keterbatasan. Televisi ini hanya dibekali dua port HDMI 2.1. Salah satu dari port tersebut juga digunakan bersama dengan koneksi eARC.

Beralih ke model flagship, Bravia 9 II menawarkan performa yang jauh lebih tinggi. Televisi ini mampu memberikan kecerahan puncak hingga 4.000 nits. Sony menyebutnya sebagai volume warna tertinggi dalam sejarah produk konsumen mereka.

Bravia 9 II dilengkapi dengan sistem RGB Backlight Master Drive Pro. Teknologi ini memungkinkan kontrol yang sangat presisi terhadap setiap LED individual. Hasilnya adalah kontras dan detail bayangan yang luar biasa.

Untuk urusan audio, Bravia 9 II ditingkatkan secara signifikan. Televisi ini memiliki susunan speaker yang lebih canggih. Termasuk di dalamnya adalah beberapa speaker khusus, tweeter, dan subwoofer belakang.

Kedua lini produk ini sudah tersedia untuk pre-order di Amerika Serikat. Harga eceran untuk Bravia 7 II dimulai dari 1.599 dolar AS untuk model 50 inci. Sementara itu, varian 98 inci dibanderol dengan harga 8.999 dolar AS.

Untuk ukuran menengah seperti 65 inci dan 75 inci, harganya masing-masing adalah 2.599 dolar AS dan 3.099 dolar AS. Varian ini menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kualitas premium dengan harga lebih terjangkau.

Sementara itu, Bravia 9 II sebagai model flagship memiliki banderol harga yang lebih tinggi. Model 65 inci dibanderol mulai dari 3.599,99 dolar AS. Harga ini naik drastis untuk varian 115 inci yang mencapai 30.999,99 dolar AS.

Varian 115 inci tersebut menargetkan para penggemar yang menginginkan puncak teknologi layar saat ini. Dengan harga tersebut, konsumen mendapatkan pengalaman sinematik yang tak tertandingi di rumah.

Teknologi layar terus berkembang pesat. Inovasi seperti True RGB Mini LED dari Sony menjadi bukti nyata. Sebagai perbandingan, beberapa merek lain juga menghadirkan teknologi layar OLED dengan keunggulannya masing-masing.

Selain itu, pengembangan sensor kamera juga tak kalah menarik. Tecno misalnya, menjadi yang pertama mengusung sensor RGBW pada ponsel mereka. Inovasi ini menunjukkan bahwa industri teknologi terus bergerak maju.

Kedua seri Bravia baru ini menawarkan peningkatan signifikan. Mulai dari kecerahan, akurasi warna, hingga fitur gaming. Sony jelas ingin mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di segmen TV premium.

Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia. Namun, penggemar setia Sony di Tanah Air tentu berharap produk ini segera hadir. Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya dari raksasa elektronik Jepang ini.