Technologue.id, Jakarta – Awal bulan ini, Microsoft meresmikan gadget barunya bernama Surface Go. Yup, inilah model terbaru dari lini laptop 2-in-1 dari raksasa Redmond tersebut.

Microsoft mem-branding Surface Go sebagai produk terkecil, teringan, sekaligus termurah seri Surface. Berlayar 10 inci, bodi Surface Go hanya seberat 521 gram (tanpa keyboard) dan setebal 8,3 mm. Harga per unitnya sendiri mulai US$399 (Rp5,7 jutaan).

Baca juga:

Microsoft: Pemanfaatan Artificial Intelligence di Indonesia Sudah Masif

Lantas, bagaimana jeroannya? Dari penjelasan resmi Microsoft (09/07/2018), Surface Go diperkuat oleh prosesor Intel Pentium Gold 4415Y (1.6GHz), kartu grafis Intel HD 615, RAM LPDDR3 4GB atau 8GB, internal storage eMMC 64GB dan SSD 128GB atau 256GB, serta baterai yang tahan hingga 9 jam pemakaian.

- Advertisement -

Surface Go turut dibekali dengan kamera depan 5MP yang kompatibel dengan Windows Hello untuk pengamanan tambahan dan kamera belakang 8MP dengan auto-focus. Untuk meningkatkan pengalaman user dalam menikmati konten multimedia, Microsoft mempersenjatainya dengan dual front-facing speaker dan Dolby Audio Premium.

Baca juga:

Bukan Tablet, Microsoft Persiapkan Snapdragon 1000 untuk Perangkat Ini

Perangkat ber-OS Windows 10 Home ini juga bakal berpasangan dengan aksesori keyboard dan Surface Pen yang dijual terpisah. Stylus itu memiliki 4.096 levels of pressure, low latency, dan tilt support, sehingga user bisa bebas berkreasi di atas layar sentuh beresolusi 1800×1200 piksel dengan kerapatan 216ppi tersebut. Hal ini membuat Surface Go menjadi kompetitor seimbang untuk Apple iPad Pro dengan Apple Pencil-nya.

Baca juga:

Microsoft Resmi Akuisisi GitHub, Berapa Maharnya?

Tersedia pula Wi-Fi, Bluetooth 4.1, USB Type-C 3.1 untuk mentrasfer data sekaligus charging, audio jack, dan slot microSD up to 1TB. Laptop convertible ini juga akan tersedia dalam model yang sudah mendukung konektivitas 4G LTE, setelah Surface Go versi standar mulai mempenetrasi pasar pada 2 Agustus 2018.

Mengingat perangkat ini dipastikan tersedia di beberapa negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand, kira-kira, akankah Microsoft memasarkan Surface Go ke Indonesia pula?