Baca Juga: LinkAja Segera Muncul, Ini Tanggapan Go-Pay
Kendala teknis ini berimbas pada layanan-layanan yang berbasis aplikasi mobile sedangkan layanan berbasis lainnya berjalan dengan normal tanpa gangguan seperti layanan pembayaran di berbagai merchant menggunakan NFC dan token; layanan isi saldo di mitra-mitra TCash termasuk kanal-kanal ATM dan aplikasi elektronik dari Bank Himbara, layanan USSD (*800#) bagi pengguna ponsel non-smartphone, layanan web-check out seperti di Blanja.com dan aplikasi KAI Access. “Kami mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Setelah menganalisa secara menyeluruh kami memutuskan untuk menunda proses migrasi aplikasi mobile ini hingga awal minggu depan. Pelanggan akan kami kembalikan ke aplikasi mobile TCash, sehingga pelanggan tetap dapat menggunakan layanan TCash seperti semula, dimana akun dan saldo pelanggan dipastikan keamanannya,” ungkap Danu Wicaksana, CEO TCash.Baca Juga: Telkomsel Perkenalkan Poin Jajan TCash, Apa Saja Keuntungannya?
Bagi pelanggan TCash yang menggunakan ponsel berbasis Android, akan mendapatkan SMS berisi petunjuk untuk mengupdate aplikasi mereka kembali ke aplikasi mobile TCash sebelumnya, sehingga bisa melakukan transaksi TCash secara normal. Sedangkan untuk pelanggan berbasis iOS, dikatakan Danu, untuk beberapa hari ke depan belum bisa menggunakan layanan aplikasi mobile TCash. “Pengalaman pengguna merupakan prioritas utama kami. Sekali lagi kami mohon maaf atas kendala teknis pada proses konversi ke aplikasi mobile LinkAja ini. Kami berupaya untuk melakukan perbaikan sesegera mungkin,” tuturnya. PT Finarya melalui LinkAja berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam rangka mendorong program GNNT (Gerakan Nasional Non Tunai) dan meningkatkan inklusi keuangan menuju 75 persen pada tahun 2019 ini.