Technologue.id, Jakarta – Samsung di pasar gadget global memang masih dikenal sebagai brand ternama, selain Apple dan vendor Tiongkok semacam Huawei, Oppo, dan Xiaomi. Vendor asal Negeri Ginseng itu pun punya reputasi besar sebagai produsen ponsel inovatif, tercermin dari seri Galaxy S dan Note-nya.

Baca juga: 

Ternyata Samsung dan Google Biang Kerok Baterai Boros

Namun faktanya, ada satu masalah yang ditinggalkan oleh Samsung, yakni mereka cukup abai terhadap pengguna gawai model lamanya. Sebab, riset ini turut menunjukkan kalau sembilan dari 10 pengguna Android merupakan perangkat Samsung. Juga, separuh dari ponsel pintar yang masuk daftar 10 besar perangkat terpopuler berusia lebih dari dua tahun, yang artinya cukup banyak pemakai smartphone Samsung model lawas saat ini.

- Advertisement -

Baca juga: 

4 Tips Penting untuk Menjaga Si Kecil dari Kejamnya Rimba Dunia Maya

Hal ini diungkap sendiri oleh petinggi Avast, Gagan Singh. Singh menyatakan keprihatinannya atas banyaknya perangkat Samsung lama yang masih digunakan oleh masyarakat, berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap lebih dari 3 juta pengguna aplikasi Avast di perangkat Android sedari Juli sampai September 2017.

“Banyak pengguna mungkin tidak menyadari bahwa Samsung tidak menyediakan update keamanan secara reguler untuk ponsel pintar model lama dan hal ini membahayakan keamanan pengguna,” kata Senior Vice President and General Manager Avast Mobile tersebut pada redaksi (12/02/2018).

Baca juga: 

Samsung Galaxy S7 Edge (Tak Sengaja) Dapat Android Oreo!

Dari analisis tersebut juga ditemukan kalau banyak aplikasi besutan Samsung yang membuat baterai handset user lebih cepat terkuras, menghabiskan banyak space di ruang penyimpanan, atau boros dalam mengonsumsi kuota data internet. Beberapa aplikasi Samsung yang ditandai oleh Avast tersebut antara lain Samsung AllShare Cast Dongle, WatchON, ChatON, dan Samsung Push Service.

Parahnya, ada aplikasi yang sudah tak lagi dirawat oleh Samsung, misalnya dengan menyediakan update keamanan dan fitur, tetapi masih dipakai, yakni ChatON.