Technologue.id, Jakarta – Baru menjabat sebagai Country Director Xiaomi Indonesia Oktober lalu, Alvin Tse langsung dihadapkan dengan fenomena Ponsel Gaib yang disematkan pada Redmi Note 7. Label ini diberikan akibat sulitnya menemukan smartphone ini di pasaran.

Menurut Alvin, ada tiga faktor yang membuat Redmi Note 7 berstatus langka. Yang pertama pada saat produksi, dimana terjadi peningkatan produksi yang mengharuskan pabrik perakitan merekrut tenaga baru. Hal ini mengakibatkan adanya pelatihan sebelum berlanjut ke tahap produksi.

Selain itu akibat keterbatasan modul, beberapa komponen harus didatangkan langsung dari China. Tentu saja masalah ini memakan waktu yang lama.

“Proses pertama itu terkadang tidak sempurna, yang memungkinkan adanya kecacatan produk, proses awal sangat memakan waktu,” ujar Alvin, saat pertemuan dengan awak media di kawasan SCBD, di Jakarta, pada Kamis (21/11/2019).

Selain itu, kendala pemasaran turut mempengaruhi ketersediaan smartphone Xiaomi di pasaran. Sebelumnya vendor ponsel asal Tiongkok itu hanya berfokus di toko online. Menurutnya, laju bisnis e-commerce di Indonesia itu agak rumit. Banyak end user yang tidak mendapatkan barang karena kalah cepat dari dealer.

Kedepannya, alvin akan menambah toko offline yang saat ini hanya tersedia 51 Mi Store di beberapa mall yang tersebar. Namun Alvin mengatakan bukan menambah Mi Store, tapi membuat konsep baru dengan Operate Store yang akan tersebar di jalan-jalan.

“Kita akan menyeleksi partner yang memiliki kualitas standar layanan yang tinggi untuk bergabung,” tambahnya.

Dan faktor yang terakhir adalah tingginya permintaan terhadap smartphone Xiaomi di Indonesia. Alvin mengatakan produknya selalu habis dalam waktu yang singkat, padahal pabriknya sudah memproduksi dalam jumlah besar.

“Pabrik kami terus menerus memproduksi dalam jumlah besar. Tapi barang selalu langsung habis dalam waktu singkat di pasaran.” katanya.

Kedepannya Xiami berjanji akan memenuhi permintaan dan selalu melakukan yang terbaik bagi konsumennya. Ditambah melihat Indonesia memiliki banyak potensi, banyak generasi muda yang cocok dan sejalan dengan apa yang Xiaomi lakukan. Mereka akan terus bereksperimen dengan desain baru, performa baru, dan dengan harga yang terbaik.