Technologue.id, Jakarta – Aplikasi mencari pasangan, Tinder telah menambahkan fitur keamanan bagi penggunanya. Hal ini diperlukan lantaran Tinder sering mempertemukan orang asing untuk berkencan.

Dilansir dari Ubergizmo (24/1/2020) Tinder menambahkan fitur Panic Button untuk keadaan darurat yang akan mengingatkan pihak kepolisian ketika terjadi masalah. Fitur ini berguna jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat berkencan.

Baca Juga:
Spotify Uji Coba Fitur Story

Fitur besutan Moonlight nantinya akan mencatat informasi seperti waktu dan lokasi secara otomatis. Pengguna juga nantinya akan diberi tanda lencana apabila sudah menggunakan fitur ini, ini berguna untuk memberitahu kepada pengguna lain bahwa dirinya telah dilindungi.

Fitur Panic Button ini akan mulai bisa digunakan akhir Januari 2020 ini, meski begitu, belum diketahui apakah fitur tersebut bisa digunakan untuk pengguna Tinder di seluruh dunia. Yang jelas, penambahan tersebut tampaknya bermanfaat untuk pengguna aplikasi Tinder.

Baca Juga:
WhatsApp Akhirnya Punya Mode Gelap

Seperti diketahui ,di Indonesia sendiri Tinder saat ini sudah memiliki pengguna sebanyak 4,1 juta. Jumlah pengguna sebanyak itu memungkinkan para pelaku kejahatan menargetkan para pengguna Tinder untuk melakukan aksinya.

Kencan online memang rawan kejahatan. Yang paling baru adalah kasus pembunuhan yang menimpa Sisca Icun Sulastri, Sisca dibunuh oleh teman kencanya saat bertemu di Apartemen Kebagusan City. Setelah membunuh, pelaku membawa pergi ponsel dan kalung emas milik korban.