Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Twitter Kembali Menggelar Konferensi Pengembangannya Setelah Hiatus 7 Tahun
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - Setelah 7 tahun lamanya hiatus, Twitter akan kembali menyelenggarakan koferensi pengembangan secara langsung. Perusahaan akan membawa kembali Chirp yang akan berlangsung di San Fransisco pada 16 November.

Chrip merupakan nama konferensi pengembangan pertama yang diselenggarakan Twitter pada tahun 2010 lalu.

Meskipun acara tersebut dibatalkan pada tahun-tahun berikutnya. Terakhir kali perusahaan menyelenggarakan konferensi pengembangan langsung adalah Twitter Flight pada tahun 2015.

Baca Juga:
Fitur Baru WhatsApp yang Wajib Dicoba

Sejak itu, Twitter memiliki hubungan yang agak sulit dengan pengembang. Perusahaan membuat serangkaian perubahan API pada tahun 2018 yang sangat tidak populer dan kurang dikomunikasikan. Hal tersebut membuat klien Twitter, pihak ketiga sangat terpengaruh dan menuduh perusahaan “melanggar” aplikasi mereka.

Dilansir dari Engadget (23/6) bahwa baru-baru ini, Twitter telah mencoba, sekali lagi meningkatkan hubungannya dengan pengembang.

Hal tersebut perusahaan lakukan dengan meluncurkan versi baru dari API-nya pada tahun 2020, dan juga telah memperkenalkan alat-alat baru untuk memudahkan para peneliti memperlajari platform tersebut. Itu juga menguji fitur ramah pengembang baru seperti merekomendasikan beberapa layanan pihak ketiga di aplikasinya sendiri.

Belum ada informasi pasti mengenai apa yang akan menjadi agenda di Chirp. Namun, perusahaan mengatakan dalam postingan blog bahwa akan ada “keynote, sesi teknis, dan peluang untuk bertemu dengan tim pengembang platform Twitter untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan Anda dan terhubung dengan pengembang lain di komunitas global kami”.

Keynote akan disiarkan langsung di Twitter teruntuk mereka yang tak bisa ikut berpartisipasi secara langsung di acara tersebut.

Seperti yang telah kita dengar bersama bahwa Twitter akan diambil alih oleh Elon Musk sudah beredar luas.

Baca Juga:
Ruangguru Bagikan Laporan Dampak tahun 2021

Twitter tetap akan melanjutkan konferensi meskipun ada ketidakpastian tentang masa depan perusahaan karena Elon Musk bekerja untuk mengambil alih perusahaan.

Eksekutif perusahaan telah mencatat bahwa mereka sangat tidak tahu apa-apa tentang rencana Musk untuk Twitter, dan CEO Parag Agrawal saat ini mungkin tidak akan bertahan lama di posisinya setelah kesepakatan ditutup (kapan pun itu terjadi).

Di sisi lain, alat pengembang Twitter dapat menjadi sumber pendapatan penting bagi perusahaan, sesuatu yang juga menjadi prioritas utama Musk.

SHARE:

Wamenkominfo Jamin Kebebasan Pers Lewat Regulasi Publisher Rights

Manfaatkan AI, Adobe Kembangkan Teknologi Ubah Teks Menjadi Musik