Technologue.id, Jakarta – Setelah gencar pemberitaan bahwa Twitter akan menghapus akun yang sudah tidak aktif selama 6 bulan, Twitter akhirnya menunda kebijakan tersebut. Penundaan ini didasari respons yang diterima Twitter dari penggunanya sendiri.

Baca Juga:
Twitter Akan Hapus Akun yang Tidak Aktif

Para pengguna berpendapat jika kebijakan itu terjadi pada akun yang penggunanya sudah meninggal dunia, tidak akan ada lagi postingan dari pemilik tersebut yang bisa dikenang oleh pengguna lainnya.

Didasari hal ini, Twitter mengatakan tidak akan meneruskan rencana penghapusan akun sebelum memiliki fitur untuk akun yang pemiliknya sudah tiada seperti yang dimiliki Facebook.

Sebelumnya dikabarkan Twitter akan menghapus akun yang sudah tidak aktif dalam jangka waktu lebih dari enam bulan. Platform media sosial ini memberikan batas waktu bagi pengguna yang lama tidak aktif untuk log masuk sebelum 11 Desember 2019 agar akunnya tidak dihapus.

Baca Juga:
Duh! Akun Resmi CEO Twitter Berhasil Diretas

Twitter beralasan penghapusan akun yang sudah enam bulan tidak sebagai upaya bersih-bersih untuk menyajikan informasi yang lebih kredibel di Twitter. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Twitter untuk melayani percakapan publik.