Technologue.id, Jakarta – Samsung ikut ambil bagian di Consumer Electronic Show (CES) 2019 untuk mengumumkan beragam inovasi mereka dalam AI, IoT, dan teknologi 5G yang akan digunakan sebagai pondasi visinya untuk mewujudkan Connected Living.

“Di tahun 2019, kami membawa hal-hal ini ke level berikutnya, dan memanfaatkan kepemimpinan kami di industri untuk merealisasikan visi Hidup Terkoneksi,” HS Kim, President and CEO of Consumer Electronics Division, Samsung Electronics.

Baca Juga:
2019, TV Samsung Dukung Banyak Asisten Digital

Untuk mewujudkan filosofi Connected Living, Samsung menggarap Intelligence of Things – IoT, 5G, dan AI yang bekerja antar perangkat, untuk menghasilkan pengalaman connected living yang mulus. Pada konferensi pers CES di Las Vegas, Samsung menjelaskan bagaimana pengembangan teknologi inti ini memampukan inovasi dihasilkan pada seluruh portfolio produk mereka.

- Advertisement -

Samsung melakukan langkah besar dalam membawa konektivitas 5G kepada konsumen. Samsung adalah pemegang paten ETSI (European Telecommunication Standards Institute) nomor satu, dengan mendaftarkan lebih dari 2000 paten dasar 5G per November 2018.

Raksasa teknologi ini juga merupakan perusahaan pertama di dunia yang memperoleh persetujuan FCC untuk peralatan komersial 5G. Samsung mendukung komersialisasi network di 5G rumah dan mobile dengan provider-provider USA terkemuka dan 3 provider mobile di Korea, dengan percobaan tambahan yang sedang berjalan di Eropa dan Asia.

Baca Juga:
Amankan Ekosistem IoT, Ini Peran Operator Telco dalam Melindungi Smart Home

Samsung meyakini bahwa AI paling berguna ketika AI membantu menyederhanakan dunia yang kompleks. Untuk mencapai ini, Samsung membangun tujuh Global AI Centers, dan memasukkan teknologi unik ini ke dalam rangkaian produk dan jasanya.

Bixby menjadi bagian penting dari projek ini. Bixby telah berevolusi menjadi platform AI yang dapat dimanfaatkan secara luas dan menjadi platform AI terbuka untuk banyak perangkat. Samsung mengumumkan bahwa kecerdasan Bixby akan ditanamkan dalam rangkaian QLED dan TV premium di 2019, dan perangkat pintar lainnya.

Samsung juga mengumumkan filosofi dasar AI mereka: keadilan (fairness), dapat dipertanggungjawabkan (accountability), dan transparansi (transparency).

Seiring memajukan teknologi AI, Samsung berkomitmen untuk memastikan algoritma yang disusunnya bersifat inklusif, perlindungan terhadap informasi dan privasi pengguna menjadi prioritas utama, dan konsumen dapat dengan mudah memahami apa yang dilakukan perusahaan dengan data mereka.