Technologue.id, Jakarta – Terkait peristiwa banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Lebak, Banten dan Bogor, Jawa Barat. PT XL Axiata, Tbk (XL Axiata) mendirikan Posko Bencana serta mendistribusikan bantuan lainnya guna membantu mengurangi penderitaan korban.

Region Group Head XL Axiata Jabodetabek, Francky Rinaldo Pakpahan mengatakan bahwa bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian mereka untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Francky menyebut Posko Bencana sudah di salah satu titik pengungsian yang berada di Kecamatan Sajira Mekar, Lebak, Banten. Posko tersebut dilengkapi fasilitas Telpon Umum Gratis (TUG), WiFi, dan charger station yang bisa dimanfaatkan secara gratis oleh para pengungsi di lokasi tersebut yang mencapai sekitar 400 orang.

Baca Juga:
Tips Menghadapi Bencana Banjir

“Selain Posko Bencana, kami juga mendistribusikan bantuan darurat untuk para korban bencana di Kabupaten Lebak berupa peralatan masak untuk dapur darurat, sembako, makanan ringan, minuman, kebutuhan bayi dan anak,” kata Francky.

Kemudian untuk korban bencana di kabupaten Bogor, Francky mengatakan timnya akan mendistribusikan bantuan darurat berupa barang-barang kebutuhan pokok bagi korban bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan, Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Semoga bantuan yang kami berikan ini dapat sedikit membantu meringankan beban para korban di pengungsian di kedua lokasi tersebut. Selanjutnya, Posko bencana di Kab. Lebak akan kami siagakan terus hingga kondisi darurat berakhir, dan posko ini akan kami jadikan pusat penyaluran bantuan yang diberikan dari rekanan bisnis XL Axiata untuk korban bencana di Lebak,” ujar Francky.

Baca Juga:
Pria Ini Mencak-mencak Soal Banjir Lewat Facebook

Xl Axiata juga mengatakan akan berkomitmen menjaga kualitas jaringan agar bisa terus digunakan untuk membantu semua pihak di lokasi bencana dapat berkomunikasi dengan lancar. Dikabarkan BTS di Desa Cipanas, Lebak sempat terganggu akibat bencana yang melanda wilayah tersebut, namun saat ini jaringan sudah kembali normal.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Lebak dan Bogor yang diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi sejak awal pergantian tahun ini berdampak pada ribuan orang dan mengharuskan mereka mengungsi.