Technologue.id, Jakarta – Selain bisa digunakan untuk membuka dan menyimpan foto, layanan Google Photos juga bisa dapat dimanfaatkan untuk menyimpan video di dalamnya. Dan belakangan ini, sejumlah video pribadi milik penggunanya bisa tersebar begitu saja ke orang tak dikenal

Mengutip dari TheVerge (04/02/20), Google mengakui bahwa terjadi sejumlah kebocoran data pada video yang berada di Google Photos setelah pengguna menggunakan layanan Google Takeout untuk melakukan pengambilan datanya.

Baca Juga:
Vendor Ponsel China Sekongkol Lawan Google Play Store

Google sendiri mencatat bahwa ada isu teknis yang terjadi antara 21 November hingga 25 November tahun 2019 lalu. Di antara rentang waktu tersebut, ada sejumlah akun pengguna Google Photos yang mendapatkan video pribadi yang sebenarnya bukan milik mereka.

“Kami mengingatkan pengguna tentang bug yang mungkin saja mempengaruhi akun mereka, terlebih bagi mereka yang menggunakan Google Takeout untuk mengekspor konten dari Google Photos pada periode 21 dan 25 November 2019”, kata juru bicara Google melalui 9to5Google.

Baca Juga:
Berumur 15 Tahun, Google Maps Punya Logo dan Fitur Baru

Selain video, Google juga mengatakan bahwa kemungkinan ada beberapa pengguna yang menerima file dan arsip namun tidak terkirim secara utuh. Tapi yang pasti, konten tersebut bukanlah milik mereka. Namun untungnya, saat ini hal itu sudah selesai diperbaiki oleh Google.

“Kami saat ini sudah memperbaiki masalah tersebut dan telah melakukan analisis mendalam untuk membantu mencegah hal ini terjadi lagi. Kami sangat meminta maaf dengan apa yang sudah terjadi”, tutup pernyataan Google.