Technologue.id, Jakarta – Vivo siap memperkenalkan “Apex 2019” sebagai wujud smartphone purwarupa atau prototype dalam waktu dekat. Konsep ini rencananya akan diperkenalkan pertama kalinya pada tanggal 24 Januari 2019 di Tiongkok.

Mengangkat tagline ‘A Simpler Future’, APEX 2019 sebelumnya menarik perhatian dengan rangkaian foto jarak dekat yang menunjukkan desain dengan sudut halus melengkung layaknya tetesan air.

Salah satu novel trilogi fiksi sains populer di Tiongkok “The Three-Body Problem” pun disebut menjadi inspirasi desain menyerupai sinar kosmik pada Apex 2019.

Baca Juga:
Ponsel Layar Lipat Vivo Masih Diolah, Kapan Jadi?

Kehadiran APEX 2019 akan menjadi salah satu titik penting bagi vivo dalam melanjutkan inovasinya yang terus dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.

Dalam revolusi desain smartphone, vendor ponsel asal Tiongkok itu menjadi brand pertama yang meluncurkan smartphone tertipis di dunia, Vivo X5 Max, pada tahun 2014, setelah tahun 2013 sebelumnya sukses menghadirkan smartphone resolusi layar 2K pertama di-dunia melalui seri XPlay3S.

Baca Juga:
Jatuh Bangun Vivo Merakit Ponsel Kamera Pop-up ‘Nex’

Pada gelaran MWC 2018, Vivo mencuri perhatian dalam gelaran yang diikuti para pelaku industri global tersebut dengan meluncurkan Apex smartphone concept. Prototype dengan rasio layar mencapai 91 persen hadir dengan fitur revolusioner seperti Elevating Front Camera (EFC) yang memberikan solusi untuk desain layar non-bezel Ultra FullViewTM Display.

Selain itu, produsen ponsel V-series itu juga memperkenalkan konsep Half Screen In-Display Fingerprint yang menjadi cikal bakal fitur In-Display Fingerprint atau Screen Touch ID pada smartphone seri vivo seperti Vivo NEX, Vivo X21 UD, maupun Vivo V11 Pro.