Baca juga:
iPhone 8 dan 8 Plus Hadir di India, Indonesia Kapan?
Melansir GSMArena (16/10/17), John Vinh, broker dari KeyBanc Capital Markets, mengonfirmasi hal tersebut. Berdasarkan survei dari carrier store, iPhone 8 kurang laris karena konsumen lebih condong untuk upgrade ke iPhone X ketimbang iPhone 8. Mungkin, hal ini amat dipengaruhi dari miskinnya inovasi iPhone 8. Dengan desain dan spesifikasi minor (tepatnya chipset yang lebih cepat dan dukungan ke fitur wireless charging), iPhone 8 ditawarkan ke masyarakat dengan banderol cukup tinggi: Rp9 jutaan. Selisihnya cukup jauh dengan iPhone 7 yang hanya Rp7 jutaan.Baca juga:
Orang Indonesia Tak Antusias dengan iPhone 8 dan iPhone X, Kemahalan?
Barangkali, banyak orang berpikir daripada membeli iPhone 8, lebih baik upgrade sekalian ke iPhone X yang dibanderol Rp13 jutaan. Daya tarik perangkat edisi spesial itu juga lebih banyak dari iPhone 8, seperti desain bezel-less tanpa tombol home, kamera ganda yang lebih andal dengan OIS pada masing-masing sensornya, serta Face ID. Selain itu, alasan lain yang diungkap oleh Vinh adalah kurang aktifnya para retailer dalam mempromosikan iPhone 8. Dibandingkan iPhone 7 yang di-launching tahun lalu, tahun ini cenderung lebih sepi, menurutnya.Baca juga:
iPhone X sendiri baru akan tersedia dalam tahap pre-order pada 27 Oktober mendatang. Sementara penjualannya secara umum dimulai 3 November. Prediksi Anda, apakah penjualan iPhone X akan benar-benar jauh mengungguli iPhone 7 dan iPhone 8?