Baca Juga: Berkat Snapchat, Remaja Ini Berhasil Selamat Dari Penculikan
Sebuah surat dilayangkan pada pekan lalu ke Downing Street yang merupakan lokasi kediaman dan kantor resmi Perdana Menteri dan Menteri Keuangan Inggris. Surat tersebut mendesak Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk membuka penyelidikan tentang dampak sebenarnya dari sistem komunikasi nirkabel pada kesehatan warga Inggris. "Kami sangat prihatin dengan kerentanan anak-anak muda terhadap efek berbahaya dari paparan elektromagnetik Radio Frecuency (RF)," bunyi surat yang diserahkan bersama dengan dua petisi, yang salah satunya ditandatangani oleh 268 dokter dan ilmuwan. Dalam surat tersebut juga menyatakan bahwa penelitian demi penelitian yang dilakukan telah menunjukkan bahwa radiasi in dapati menyebabkan kerusakan DNA oksidatif dalam sistem seluler dan ini mungkin sangat berbahaya bagi sistem reproduksi anak laki-laki, bahkan remaja.Baca Juga: Bandung Hadirkan Solar Tree Multifungsi
Dalam dekade terakhir, hitungan sperma di antara pria Inggris telah mengalami penurunan hingga 29%. Berbagai penelitian internasional telah menemukan hubungan antara peningkatan penggunaan ponsel dan penurunan kuantitas dan kualitas sperma. Sebuah tinjauan tahun 2016 oleh Society for Reproduction and Fertility melaporkan, bahwa dari 27 penelitian yang menyelidiki efek ponsel EMR pada sistem reproduksi pria, 21 penelitian menghasilkan konsekuensi negatif.