Technologue.id, Jakarta – Setelah WannaCry dan Petya, bukan tidak mungkin masyarakat akan dihebohkan oleh ancaman baru. Belum lama ini, Check Point Software mendeteksi kedatangan cyber attacker anyar, yang dideteksi bernama Copycat. Yang sedikit berbeda, kali ini user yang terancam adalah pengguna mobile OS terpopuler sejagat, Android.

Dari penjelasan yang dicuplik dari Eweek (07/07/17), Copycat berpotensi menginfeksi suatu perangkat Android ketika pemiliknya mengunduh aplikasi yang lebih dulu terinfeksi dari toko aplikasi tidak resmi alias dari pihak ketiga. Selain itu, penyebaran malware ini juga bisa berawal dari email phising.

Begitu Copycat merasuk ke perangkat korban, malware tersebut bakal memanfaatkan beberapa celah di Android. Yang pertama adalah dengan mengontrol root access. Ketika root sudah dikuasai – yang mana setengah dari device Android tersebut sudah tak lagi dikuasai user, maka Copycat akan memasukkan kode ke Zygote Android supaya perangkat itu men-download dan menjalankan aplikasi tertentu. Aplikasi tersebut biasanya adalah aplikasi referral.

Kemudian, malware ini juga akan masuk ke sistem Android agar susah diidentifikasi atau dihilangkan. Alhasil, Copycat memungkinkan untuk “tinggal” di device tersebut selamanya.
Copycat hingga saat ini sudah menyerang sekitar 14 jutaan gadget Android. Problem yang bisa mereka hasilkan diduga bisa makin parah ketika pihak tak bertanggung jawab menyuntikkan ransomware, spyware, atau software yang didesain khusus untuk menginfeksi jaringan user dan memperluas malware tipe lainnya.

Cara menanganinya sendiri sederhana, yakni dengan tidak sembarangan memasang aplikasi. Sebagai langkah normalisasi pun Google sebenarnya sudah merilis patch untuk perangkat Android yang terinfeksi. Namun, tentu masih ada user yang belum memasang patch itu, sehingga invasi Copycat diprediksi belum akan hilang dalam waktu dekat.

 

Baca juga:

Sebanyak 880 Aplikasi Android Terjangkit Malware ‘Xavier’

36 Juta Perangkat Android Terinfeksi Malware Judy

Peretas Kini Manfaatkan Subtitle untuk Sebar Malware