Technologue.id, Jakarta – Selain sistem operasi Windows, Microsoft belakangan ini juga mengembangkan berbagai perangkat keras seperti Surface Hub. Yang paling baru, ada perangkat yang diberi nama Windows Collaboration Display.

Mengutip dari TheVerge.com (06/06/2018), Microsoft dilaporkan baru saja melucurkan Windows Collaboration Display pada ajang tahunan Computex 2018 di Taiwan. Untuk bisa menghadirkan produk tersebut, Microsoft pun bekerja sama dengan salah satu produsen layar asal Jepang, Sharp.

Baca juga:

Qualcomm Siapkan Snapdragon 850 untuk PC Berbasis Windows

Windows Collaboration Display sendiri merupakan sebuah perangkat All-in-One (AiO) PC yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa digunakan pada ruang konferensi. Untuk itu, perangkat tersebut dilengkapi dengan berbagai sensor yang bisa terhubung dengan internet dan jaringan Internet of Things (IoT) Azure berbasis cloud.

Baca juga:

Murah Meriah! Ini Cara Main PUBG Mobile di Windows 10

Dengan adanya sensor yang terhubung dengan cloud, perangkat bisa mendeteksi berapa banyak orang yang hadir di dalam ruang konferensi tersebut. Setelah itu, ia dengan sendirinya akan mengatur suhu ruangan, panas atau dingin, serta bisa mengatur sistem booking kamar dengan lebih efisien.

Baca juga:

Cara Perbaiki Estimasi Daya Tahan Baterai di yang Hilang di Windows 10

Fitur lainnya adalah hadirnya dukungan layar multi-touch dengan stylus, microphone, dan juga sudah memiliki kamera untuk melakukan video conference dengan menggunakan Microsoft Teams ataupun software lainnya. Untuk mendukung berbagai fitur yang ada, sistem operasi Windows 10 juga sudah terinstal pada perangkat tersebut.