Technologue.id, Jakarta - Vivo memperkenalkan smartphone flagship X300 Ultra dalam ajang Mobile World Conference 2026. Perangkat ini menjadi sorotan berkat fokus kuat pada kemampuan fotografi dan videografi profesional.
Salah satu daya tarik utama X300 Ultra adalah penggunaan sensor telefoto 200MP, yang diklaim mampu menghadirkan detail tinggi bahkan pada tingkat zoom ekstrem. Meski spesifikasi lengkap belum diungkap, perangkat ini diperkirakan akan membawa komponen kelas atas, termasuk dukungan perekaman video hingga Dolby Vision HDR 4K 120fps.
Vivo juga menggandeng Zeiss untuk menghadirkan aksesori lensa tambahan berupa Telephoto Extender Gen 2 Ultra dengan panjang fokus setara 400mm. Lensa ini memungkinkan zoom optik hingga sekitar 8x, dan bahkan bisa mencapai sekitar 30x (setara 800mm) dengan bantuan zoom digital, tanpa mengorbankan detail secara signifikan.
Tak hanya itu, Vivo turut menghadirkan ekosistem aksesori profesional. Bersama SmallRig, perusahaan merilis sangkar kamera (camera cage) khusus yang dilengkapi berbagai dudukan cold shoe, port aksesori, serta tombol fisik untuk kontrol rana dan zoom. Aksesori ini juga dilengkapi sistem pendingin untuk menjaga performa saat perekaman intensif.
Dari sisi video, X300 Ultra menawarkan fitur yang menarik bagi kreator profesional, seperti perekaman dalam format Log dengan pratinjau LUT secara real-time. Selain itu, dukungan native untuk standar warna ACES (Academy Color Encoding System) memungkinkan integrasi yang lebih mudah dengan software editing profesional seperti DaVinci Resolve dan Final Cut Pro.
Vivo menegaskan bahwa X300 Ultra akan menjadi perangkat pertama dalam seri ini yang diluncurkan secara global, termasuk ke pasar Eropa. Langkah ini menandai upaya perusahaan untuk memperluas eksistensinya di segmen smartphone premium dunia. Meski harga resmi belum diumumkan, perangkat ini diperkirakan berada di kisaran tinggi, mengikuti pendahulunya.