Baca Juga: Snapdragon 855, Jawaban Qualcomm untuk Smartphone 5G
Dengan harga yang lebih murah ini, Xiaomi ingin memberikan inovasi dan teknologi 5G yang bisa dipakai oleh semua orang. "Kami mengumumkan harga yang sangat, sangat agresif," kata Xiang Wang, Wakil Presiden Senior Xiaomi, mengatakan kepada Reuters (24/2/2019). "Kami ingin mendorong 5G ke konsumen biasa, sehingga semakin banyak orang mampu membelinya." Selain menawarkan kecepatan data yang lebih cepat kepada konsumen, teknologi 5G juga diharapkan menghasilkan banyak inovasi baru dalam transportasi, layanan kesehatan, dan bisnis.Baca Juga: Primadona Lain di Samsung Unpacked 2019: Galaxy S10 5G
Xiaomi awalnya menargetkan pasar Asia, terutama India, untuk ekspansi ke luar negeri, sebelum diluncurkan di Spanyol, Prancis dan Italia pada akhir ini. Produsen ponsel Mi series itu saat ini juga sedang fokus menumbuhkan bisnis ponselnya di Afrika, kata Wang. Dimulai dari ponsel berbasis 4G. "Kami melihat negara-negara Afrika berkembang, mempercepat migrasi mereka dari 3G ke 4G," katanya. Ia melanjutkan, "Kami hanya memiliki produk 4G, jadi saya pikir ini saat yang tepat bagi kami untuk menyentuh pasar (Afrika) itu, untuk melayani pelanggan terlebih dahulu dan belajar lebih banyak sehingga kami dapat memiliki lebih banyak produk untuk Afrika."