Baca juga:
Gandeng Xiaomi, Google Hadirkan ARCore di Tiongkok
Ponsel berasio 18,7:9 ini turut dinobatkan sebagai smartphone pertama yang berfitur dual-GPS. Xiaomi Mi 8 memadukan frekuensi L1 tradisional yang digunakan juga pada smartphone lainnya dengan frekuensi L5, yang acap digunakan oleh industri penerbangan. Dengan dual-GPS ini, Mi 8 akan memiliki navigasi yang lebih akurat saat menggunakan layanan atau aplikasi berbasis lokasi. [caption id="attachment_33815" align="alignnone" width="673"]
Fitur dual-GPS di Xiaomi Mi 8 (source: Xiaomi)[/caption]
Gawai yang memakai konektor USB Type-C ini memakai kamera ganda 12MP pada bagian belakang (f/1.8) dan (f/2.4). Seperti produsen smartphone kekinian, Xiaomi juga membekalkan artificial intelligence ke kamera belakang Mi 8 untuk mempercantik hasil foto berdasarkan database scene yang ada. Terdapat fitur 2x optical zoom dan dual pixel phase detection autofocus yang ditunjang oleh LED flash.
Baca juga:
Xiaomi Redmi S2 Resmi Rilis di Indonesia dengan Harga Rp2 Jutaan
Kamera depan Mi 8 tak kalah canggih pula. Vendor asal Tiongkok ini mempercayakannya pada sensor 20MP dengan bukaan f/2.0. Ada juga teknologi AI portrait selfie dan AI beauty. Mi 8 pun membekalkan sensor pemindai wajah yang dipisahkan dengan kamera selfie-nya. Terakhir, yang namanya smartphone edisi spesial, Xiaomi juga menyediakan Mi 8 Explore Edition. Ponsel ini tak hanya hadir dengan RAM dan ROM yang lebih besar (8GB/128GB), tetapi juga fitur pemindai sidik jari dalam layar dan panel belakang yang "transparan", sehingga Anda bisa melihat jeroannya. Harga per unitnya sendiri adalah CNY3799 (Rp8,3 juta). [caption id="attachment_33816" align="alignnone" width="673"]
Sensor pemindai sidik jari dalam layar Mi 8 Explore Edition (source: Xiaomi)[/caption]
Baca juga:
Melansir GSMArena.com (31/05/2018), smartphone tanpa audio jack ini dijual mulai CNY2.699 (sekitar Rp5,9 juta) sampai CNY3.299 (Rp7 jutaan) pada 5 Juni mendatang. Minat?