Baca juga:
XL Axiata Buka Laboratorium Khusus IoT, Sertifikasi GSMA Lab Alliance
Tri menambahkan bahwa untuk itu dibutuhkan peran aktif orang tua di era digital untuk bisa membimbing anak-anaknya agar mampu memanfaatkan keberadaan akses internet untuk tujuan yang positif, termasuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di berbagai bidang. Materi yang akan disampaikan dalam acara Sisternet #Kelasliterasidigital ini antara lain mengenai karakteristik internet, termasuk dampak positif dan negatif yang dikandungnya. Selanjutnya, para peserta akan mendapatkan berbagai materi mengenai bagaimana melakukan pendampingan anak dalam memanfaatkan akses internet, sehingga mampu mendapatkan manfaat yang maksimal.Baca juga:
Trafik Data di Jateng Melonjak, XL Axiata Janji Tingkatkan Kualitas Layanan
Diharapkan nanti orang tua dan pendidik bisa berkomunikasi dan menularkan kemampuan literasi digitalnya pada anak-anak. Dengan demikian, anak-anak bisa memiliki kekebalan terhadap dampak negatif dari penggunaan internet dan bisa memilih sendiri konten mana yang baik dan tidak baik untuk dirinya, bahkan di saat mereka tidak mendapat pendampingan atau pemantauan dari orang tua maupun gurunya. Sisternet mengundang pembicara yang berkompeten di bidang ini, yaitu Rita Nurlita, sebagai pendiri Komunitas Internet Sahabat Anak (KISA) yang juga sekaligus aktivis penggiat internet sehat untuk anak.Baca juga:
Garap Bisnis IoT, XL Axiata Kenalkan Produk Platform FLEX IoT
Tak hanya itu, edukasi ini pun terus akan diberikan oleh XL Axiata dengan menyediakan layanan digital melalui website www.sisternet.co.id di mana di dalamnya terdapat modul e-Learn terkait edukasi dalam mendidik anak di era digital. Selain itu materi edukasi dalam mendidik anak di era digital juga akan dituangkan dalam bentuk artikel, kompetisi, juga kuis, baik di website maupun media sosial Sisternet.