Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
YouTube Hadirkan Panel Informasi Cek Fakta
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - YouTube meluncurkan panel informasi cek fakta untuk melawan misinformasi dan disinformasi di platform.

Dalam beberapa hari mendatang, panel cek fakta ini akan tersedia di Indonesia. Panel ini memuat informasi baik dalam bahasa Inggris maupun bahasa Indonesia.

Baca Juga:
Youtube Rewind 2020 Absen!

Fitur untuk mengatasi misinformasi ini memberikan informasi tepercaya dari sumber berita otoritatif kepada masyarakat Indonesia. Itulah sebabnya selama beberapa tahun belakangan, mereka terus bekerja keras untuk meningkatkan pengalaman penonton dalam mendapatkan berita aktual dan dari sumber otoritatif; baik dari ketersediaan Breaking News dan Berita Teratas (Top News) di halaman beranda YouTube, hingga panel informasi cek fakta ini.

"Sebagai contoh, jika terdapat laporan palsu untuk pertanyaan bahwa orang berbadan tinggi lebih mungkin terkena COVID-19, panel informasi cek fakta kami dapat memberikan konteks segar dalam situasi seperti ini dengan menyoroti cek fakta pihak ketiga yang relevan di atas hasil penelusuran untuk pertanyaan yang relevan, sehingga penonton kami dapat membuat keputusan cerdas mereka sendiri tentang klaim yang dibuat dalam berita," demikian bunyi pernyataan resmi YouTube, pada Selasa (1/12/2020).

Baca Juga:
YouTube Rewind 2020 Absen, YouTuber Mr Beast Ancam Buat Versi Sendiri

Pengguna internet di Indonesia akan melihat verifikasi informasi dari organisasi lokal terkait dan tepercaya dalam Bahasa Indonesia muncul diatas pertanyaan semacam ini.

Penerbit yang berpartisipasi saat ini antara lain CekFakta.com, sebuah prakarsa pengecekan fakta kolaboratif yang melibatkan lebih dari 24 organisasi media, termasuk seluruh 6 penandatangan the International Fact-Checking Network (IFCN) dari Indonesia. Verifikasi informasi dalam bahasa Inggris juga dapat muncul dari lembaga internasional dari negara lain, contohnya Amerika Serikat dan India.

Panel informasi cek fakta diharapkan dapat memberikan konteks yang mendampingi konten di platform untuk membantu pengguna membuat penilaian yang lebih cerdas. Panel informasi cek fakta ini telah tersedia di Brasil, India, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat.

SHARE:

Keren, Berbalas Pesan di WhatsApp Bisa Menggunakan Chatbot AI

Digelar di 10 Kota, DevFest Indonesia 2023 Dorong 1.000 Pengembang Teknologi