Diam-diam, Snapchat Bersiap Terjun ke Lantai Bursa

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Belakangan, Snapchat sedang sibuk-sibuknya. Setelah berevolusi menjadi Snap Inc., mereka dilaporkan oleh Reuters (15/11/16) telah mengajukan Initial Public Offering (IPO) secara rahasia.

Perusahaan yang dipimpin oleh Evan Spiegel itu mengincar suntikan sebanyak Rp 53 triliun sehingga valuasinya berkisar di angka Rp 333 hingga Rp 467 triliunan. Pijakan pertama Snap Inc. di lantai bursa diprediksi terjadi pada Maret 2017.

Majunya Snap Inc. sebagai lembaga profit ini tentu adalah kabar baik bagi industri teknologi global. Sebagai perusahaan, sisi kompetitif Snap Inc. akan terbentuk karena secara langsung mereka akan bertarung dengan pemain sekelas Facebook dan Google, utamanya di bidang social video dan mobile messaging. User pun diuntungkan, karena mereka pasti berlomba-lomba untuk menyediakan produk terbaik yang mampu memikat netizen.

Pasca rebranding, Snap Inc. mengklaim dirinya adalah perusahaan kamera. Tujuan mereka mengimprovisasi experience terhadap teknologi kamera beragam, dari membantu masyarakat mengekspresikan diri lebih baik hingga mengenal dunia dan having fun.

Sejauh ini, bekal Evan Spiegel cs untuk bertarung dengan raksasa teknologi informasi memang belum banyak. Mereka baru mengandalkan Snapchat, platform yang begitu diidolakan para remaja karena filter dan konsepnya yang unik. Mereka juga sudah menyiapkan Spectacles, kacamata yang dilengkapi dengan video kamera.

 

Baca juga:

Ketika Snapchat Jadi Ajang Kampanye

Terungkap, Google ternyata berinvestasi ke Snapchat!

Mana yang kini lebih disukai anak muda, Snapchat atau Instagram?

- Advertisement -

Latest News

Related Stories