Technologue.id, Jakarta – Black Shark mengumumkan kehadiran perangkat gaming barunya di pasar Asia Tenggara yaitu Black Shark 2 Pro.

Black Shark 2 Pro merupakan produk keempat dari yang dirilis sejak perusahaan teknologi gaming itu didirikan. Yang menonjol dari Black Shark 2 Pro adalah perangkat gaming yang menjadi gelombang pertama yang mengadopsi Qualcomm Snapdragon 855 Plus.

Baca Juga:
Penuhi TKDN, Ponsel Gaming Black Shark Segera Sambangi Indonesia

Karena ditujukan bagi gamer yang ingin memainkan ga di smartphone tanpa lag, perusahaan menyematkan RAM 8 GB dan 12GB dengan pilihan memori internal, yakni 128GB dan 256GB menggunakan teknologi UFS 3.0.

Smartphone gaming dengan ukuran layar 6,39 inci ini akan hadir dengan beragam fitur pendukung performa bermain game termasuk teknologi Liquid Cool 3.0+ milik perusahaan, dan dukungan DC Dimming 2.0.

Selain itu, Black Shark 2 Pro juga diklaim menjadi ponsel pintar pertama di dunia yang mengimplementasikan kecepatan laporan sentuh 240 Hz untuk sinkronisasi dengan sepuluh jari. Sementara itu, tingkat presisi sentuh layar sudah mencapai 0,3 mm. Ada juga dukungan Master Touch 2.0, Shark Time dan D-pad yang dapat diubah ukurannya.

Selain inovasi perangkat keras, kerja sama antara Black Shark dan produsen game juga merupakan salah satu hal penting dari peluncuran produk baru ini. Peter Wu, CEO
Black Shark Technology, mengatakan bahwa Black Shark akan mengambil keuntungan dari ponsel gaming, kebiasaan pengguna dan skema optimisasi pada game multi-typing sebagai sebuah terobosan, untuk membuat sebuah platform gaming terbuka.

“Pada saat yang sama, Black Shark akan membuka portal yang dioptimalkan secara aktif untuk para produsen game, yang secara bersama-sama dapat meningkatkan pengalaman bermain para gamer,” tutur Peter Wu.

Baca Juga:
Bikin Ponsel Gaming, Tencent Ajak Kolaborasi Asus, Razer, dan Black Shark

Sejauh ini, Black Shark telah berhasil memulai kerja sama teknis, proyek peningkatan pengalaman bermain game dan kolaborasi produksi konten game dengan banyak produsen
game terkenal, seperti Gameloft, Tencent Games, NetEase Games, Kingsoft Season Game Studio, Perfect World, miHoYo, CMGE, Hero Entertainment, dan UMI Entertainment.

David Li, Vice-President of Black Shark Global

Untuk harganya, Black Shark 2 Pro versi 8G+128GB dijual dengan harga RM 2.499 atau dikisaran Rp 8,4 juta dan versi 12GB+256GB dijual dengan harga RM 2.999 atau dikisaran harga Rp 10,1 juta.

Dua model pertama yang akan dijual adalah Shadow Black dan Iceberg Grey. Black Shark 2 Pro juga akan segera tersedia di pasar luar negeri.

Smartphone tersebut secara resmi diperkenalkan di Malaysia pada awal bulan September 2019 ini dan direncanakan juga akan masuk pasar Indonesia dalam waktu dekat. Sebelumnya, Black Shark diketahui sedang dalam proses memenuhi aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang berlaku di tanah air.