Technologue.id, Jakarta – Ambisi Samsung untuk menjadi produsen elektronik nomor satu di dunia dibuktikan dengan membangun pabrik terbesar di dunia. Bukan di kampung halamannya di Korea Selatan atau di China, tetapi di negara berkembang di India, tepatnya di Noida, kota satelit di ibu kota Delhi.

Peresmian dan pemotongan pita dilakukan oleh Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in, dan didampingi oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi.

Baca juga:

Lebih dari Layar Bezel-less, Ini Bakal Calon Smartphone Mewah Samsung

Lokasi di sektor 81 ini akan menjadi salah satu fasilitas perakitan ponsel terbesar milik Samsung. Menurut Bloomberg.com (09/07/2018), Samsung akan menggunakan pabrik tu untuk memproduksi ponsel entry-level yang akan dijual dengan harga kurang dari US$100 (atau tidak lebih dari Rp1,4 juta), serta perangkat unggulan seperti Galaxy S9.

- Advertisement -

Pabrik seluas 140.000 meter persegi ini diharapkan mampu menggenjot produksi 120 juta unit ponsel per bulan, atau meningkat dari sebelumnya hanya 67 juta unit.

Baca juga:

Perang Paten Samsung VS Apple Usai, Apa yang Menarik Diketahui?

Samsung sendiri telah menginvestaskan dana sebesar US$620 juta (Rp8,9 triliun) untuk meningkatkan kapasitas produksi ponsel di India. Dengan pabrik baru ini, perusahaan semakin optimistis target produksinya bakal meningkat.

Sejauh ini, Samsung memiliki dua pabrik di India. Selain di Noida, perusahaan asal Negeri Ginseng ini juga membangun pabrik perakitan perangkat di Sriperumbudur, Tamil Nadu.

Baca juga:

Penjualan Galaxy S9 Lesu, Profit Samsung Melorot di Q2 2018

India adalah pasar ponsel pintar yang sangat besar dengan lebih dari 400 juta pengguna. Dengan populasi negara sebanyak 1,3 miliar, berarti masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan. Apalagi, baru-baru ini Samsung disusul oleh Xiaomi sebagai vendor ponsel pintar terbesar di India, dan jelas bahwa perluasan produksi di dalam negeri akan menjadi sangat penting bagi siapa pun untuk bersaing.