Cara ShopeePay Dorong Pertumbuhan Bisnis Partner secara Digital

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – ShopeePay mengulik berbagai keahlian yang dibutuhkan penggiat usaha agar bisnisnya dapat terus tumbuh dan menguntungkan, terlebih di tengah pandemi.

Lewat sekuel diskusi ShopeePay Talk, perusahaan e-commerce lebih dalam mengupas berbagai keterampilan yang dapat dimanfaatkan penggiat usaha untuk mendorong pertumbuhan bisnis mitra usaha secara digital dengan tema “Pertajam Skill, Maksimalkan Hasil.”

Baca Juga:
ShopeePay Hadirkan Wadah untuk Berbagi Insight Bisnis Menjawab Tantangan Pandemi

Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, ShopeePay senantiasa berkomitmen untuk membantu dan berkembang bersama para mitra usaha. Melalui episode ShopeePay Talk kali ini, mereka membahas kesempatan yang diadaptasi para pelaku untuk menjalankan pemasaran secara online, sehingga dari hal ini bisa menciptakan ragam peluang baru yang menguntungkan.

“Upaya ini menjadi langkah lanjutan kami untuk mendorong konsumsi dalam negeri dan juga berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi nasional, dengan UMKM sebagai tuas ekonomi,” ujar Eka, dalam diskusi online, Rabu (16/12/2020).

Seiring dengan meningkatnya relevansi berbagai layanan daring di tengah pandemi, Badan Pusat Statistik juga mencatat penjualan online tertinggi dipegang sektor makanan dan minuman yang melonjak tajam hingga 1070 persen.

Hal ini menjadi alasan kuat penggiat usaha kuliner harus terus beradaptasi dengan teknologi dan melakukan inovasi penjualan seperti menjual produk dalam bentuk frozen food sebagai solusi bagi masyarakat yang memilih makan di rumah.

Selain itu, untuk dapat memasarkan produk frozen food secara menarik, penggiat usaha pun harus secara kreatif menampilkan foto produk yang menarik minat pembeli.

Baca Juga:
ShopeePay Tabur Voucher Senilai Rp 12 M, Begini Cara Dapatkannya

Bedi Zubaedi, Presiden Asosiasi Pengusaha Kuliner Indonesia (APKULINDO) mengatakan bahwa setelah melewati masa sulit selama awal pandemi, kini bisnis makan dan minuman (F&B) mulai menunjukkan tren peningkatan. Semua orang memilih untuk di rumah saja dan terbentuklah kebiasaan baru.

“Bagi pemilik usaha yang sebelumnya cukup berjualan secara offline, kini harus berinovasi untuk menjangkau masyarakat yang masih membatasi aktivitas fisik. Menjual makanan dalam bentuk frozen adalah salah satu inovasi yang cerdas untuk menjangkau mereka,” kata Bedi.

“Untuk menjawab tantangan yang ada saat ini dimana berbagai transaksi lebih banyak dilakukan secara online, NoMi-NoMi Delights berinovasi dengan menghadirkan varian ramen halal dalam bentuk frozen agar tetap dapat menjangkau dan melayani para pelanggan kami di rumah. Dengan inovasi ini, kami mendapat keuntungan ganda dan optimis dapat terus bertahan kedepannya,” ujar Rifqi Mohammad AS, CEO & Founder NoMi-NoMi Delight.

- Advertisement -

Latest News

Kebijakan Baru WhatsApp Segera Berlaku, Simak Lagi Poinnya

Technologue.id, Jakarta - Persyaratan baru dan kebijakan privasi WhatsApp akan berlaku mulai 15 Mei 2021. Pengguna yang ingin menggunakan aplikasi setelah tanggal...

Stok Langka, Sony Bakal Hadirkan PlayStation 5 Modifikasi

Technologue.id, Jakarta - PlayStation 5 menjadi salah satu konsol yang paling diminati. Bahkan berhasil menjadi konsol dengan penjualan tercepat...

Twitter Jajal Tip Jar, Fitur Kirim-kirim Uang

Technologue.id, Jakarta - Twitter melakukan uji coba fitur Tip Jar pada aplikasinya yang ada di Android dan iOS. Fitur ini memungkinkan pengguna...

Clubhouse Versi Android Dirilis

Technologue.id, Jakarta - Clubhouse mulai ditinggalkan oleh pengguna iOS. Untuk menggaet pengguna dari platform lain, aplikasi media sosial berbasis video itu akhirnya...

Telkomsel Luncurkan Program UMKM Surakarta Go Digital

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel melakukan kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Kota Surakarta dalam menyukseskan program UMKM Surakarta Go Digital. Senior Vice...

Related Stories