CES 2020, Black Shark Demonstrasikan Gameplay Mixed Reality

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Untuk pertama kalinya, Black Shark hadir dalam pameran teknologi bergengsi di dunia Consumer Electronics Show (CES) 2020 yang digelar di Las Vegas. Kehadiran Black Shark di gelaran tahunan tersebut digadang-gadang membuka potensi baru industri mobile gaming.

Berkolaborasi dengan pengembang kacamata mixed reality (MR), Nreal, Black Shark berharap dapat mendorong tren gamplay MR yang akan memberikan pengalaman gameplay yang lebih inovatif kepada gamers. Black Shark juga mengungkapkan ambisinya untuk meluncurkan smartphone gaming 5G pertama di dunia pada kuartal pertama di tahun 2020.

Yang SUN, Vice President Marketing dari Black Shark Global, mengatakan, “setelah kesuksesan kami tahun lalu, kami terus menciptakan  Black Shark yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak dan layanan-layanan untuk menghadirkan pengalaman gaming terbaik bagi gamers di seluruh dunia.”

Baca Juga:
Ini Dia Ponsel dengan Sensor Kamera Terbesar di Dunia

Di waktu yang sama, SUN juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat bekerja sama dengan Nreal di CES 2020. “Kami gembira dapat berkolaborasi dengan Nreal mengingat Black Shark 2 Pro dan Nreal Light dapat menjadi tanda akan masa depan dari generasi gaming baru. Kerja sama ini untuk mencapai lebih banyak lagi inovasi di industri gaming,” lanjutnya.

Di booth Nreal nomor 20930, Las Vegas Convention Center (LVCC), Black Shark yang dihubungkan dengan Nreal Light mendemonstrasikan pengalaman gaming MR dengan Black Shark 2 Pro dan aksesoris gaming Black Shark. Pengunjung CES juga dapat mencoba demo game MR yang dapat dimainkan dengan menghubungkan Black Shark 2 Pro dan kacamata VR Nreal.

“Kerja sama ini ditujukan untuk memberikan keleluasaan bagi pengguna perangkat gaming tanpa harus dibatasi oleh layar sebuah perangkat dan menawarkan sebuah pengalaman gaming yang imersif dengan interaksi MR yang unik,” Ujar SUN.

Kolaborasi ini menampilkan game smartphone dengan tiga jenis interaksi yang berbeda, termasuk “Kingdom of Blades,” sebuah game action MR yang mengharuskan pemain untuk memotong dan mengalahkan serbuan musuh menggunakan kontroler 6 Degree of Freedom (DoF) ganda milik Finch.

Kemudian ada “Zombie Bomber AR,” game tembak-menembak FPS (first-person shooter) yang mengharuskan pemain untuk melempar bom, menggunakan smartphone sebagai kontroler kepada gelombang zombie yang datang, dan “Corner Fight” memperkenalkan game bertarung side-scrolling bergaya arcade yang menggunakan kontroler ganda dari Black Shark.

- Advertisement -

Latest News

Honor Kembali Gunakan Google Mobile Services

Technologue.id, Jakarta - Sejak memanasnya perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok pada tahun 2020 lalu membuat Huawei dan Honor tidak bisa...

Huawei Tak Jadi Rilis Mate 50 Tahun Ini?

Technologue.id, Jakarta - Umumnya, hampir setiap tahun Huawei meluncurkan dua produk flagshipnya yakni seri P dan seri Mate. Namun tahun ini, sepertinya...

Bukalapak Bakal IPO pada Agustus 2021

Technologue.id, Jakarta - Perusahaan e-commerce, Bukalapak akan melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) pada bulan Agustus mendatang.

Smartfren Uji Coba 5G di Frekuensi 26 GHz, Seberapa Kencang?

Technologue.id, Jakarta - Smartfren bersama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menguji jaringan 5G pada Kamis (17/6/2021) dengan menggunakan frekuensi 26 GHz...

Utamakan Uji Mutu, vivo Jamin Kualitas Smartphone

Technologue.id, Jakarta - Komitmen brand smartphone vivo dalam memenuhi permintaan pasar smartphone di negeri ini tidak pernah mengendur. Hal ini dibuktikan dengan...

Related Stories