Technologue.id, Jakarta – Dompet digital DANA mengungkap pertumbuhan bisnis yang diraih sepanjang tahun 2019. Platform pembayaran digital ini menyebut ada peningkatan di beberapa aspek mulai dari jumlah pengguna, jumlah transaksi harian, jumlah mitra UMKM bisnis, hingga fitur-fitur di dalam aplikasi yang telah ditambahkan.

Dari sisi jumlah pertumbuhan pengguna, DANA telah mengakuisisi 35 juta pengguna dalam waktu lebih dari satu tahun sejak aplikasi mobile diluncurkan bulan Desember 2018.

Baca Juga:
DANA Buktikan Komitmennya Wujudkan Masyarakat Nontunai

“Akhir tahun 2019 kita sudah achieve lebih dari 35 juta pengguna aktif. Ini suatu accomplishment dari teman-teman kita di operasional, produk, teknologi, dan legal. Angka ini kita achieve tidak lebih lama dari satu tahun atau tepatnya satu tahun satu bulan,” kata Vincent Iswara, CEO DANA, saat temu media, di Jakarta, Selasa (28/1/2019).

Selain ada kenaikan jumlah pengguna, DANA juga mengalami lonjakan transaksi setiap hari dibanding bulan Oktober tahun lalu. Hingga Desember 2019, total transaksi harian di DANA mencapai Rp3 juta transfer per harinya.

Sementara dari sisi mitra merchant UMKM DANA (DANA Bisnis), tercatat sudah ada 87.500 pengguna dalam kurun waktu enam bulan beroperasi. Merchant UMKM DANA tersebar dari Sabang sampai Merauke, dengan lima provinsi sebaran terbanyak di DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. Top mitra UMKM bisnis diantaranya makanan dan minuman, sembako, layanan selular, pakaian dan aksesoris, dan barang elektronik.

Baca Juga:
Pelanggan Blue Bird Kini Bisa Bayar Pakai DANA

“Dari semua metriks, menunjukkan bahwa growth yang kita lakukan di 2019 adalah growth yang sangat baik. Semoga di 2020 kita lebih baik lagi,” tutur Vince.

DANA juga pede bersaing dengan pemain pembayaran mobile lainnya. Pasalnya mereka mengusung konsep TFA yaitu Trusted, Friendly, dan Accessible untuk mendukung berbagai transaksi digital, baik secara online maupun offline.