Technologue.id, Jakarta – Upaya Facebook untuk menyaingi Tinder ternyata nyata. Facebook Dating, yang konsepnya diumumkan di konferensi F8 2018 oleh Mark Zuckerberg, kini resmi hadir.

Fitur Dating ini tersedia langsung di dalam aplikasi mobile Facebook. User yang berniat menggunakannya hanya perlu menyetujui penggunaannya di pengaturan. Kemudian, pengguna diminta membuat sebuah profil baru yang berbeda dengan profil Facebook bawaan, berisi bio, tempat bekerja, pendidikan, agama, jenis kelamin, orientasi seksual, dan apakah yang bersangkutan sudah memiliki anak.

Baca juga:

Facebook Bikin AI yang Bisa Deteksi Meme Provokatif dan Hoax

Informasi di atas bersifat opsional. Namun untuk umur, lokasi, dan nama akan terintegrasi langsung dengan akun Facebook yang didaftarkan ke Dating. Batasan umur terbawah untuk menggunakan Dating ini adalah 18 tahun. Selain detail informasi, user pun dapat menambahkan maksimal 12 foto dan menjawab 20 pertanyaan untuk menggambarkan kepribadian.

Untuk mulai mencari teman kencan, pengguna tidak perlu men-swipe layar seperti Tinder. Memang, Facebook sendiri tidak menargetkan untuk head-to-head dengan Tinder, tetapi dengan OKCupid, Hinge, atau eHarmony.

Baca juga:

Awas, Laman Facebook Palsu Banyak Gentayangan!

Facebook Resmikan Fitur Dating, Harapkan Bebas dari Gambar Tak Senonoh
Facebook Dating (source: TechCrunch.com)

Dating bakal memberikan saran berisi profil pengguna-pengguna yang mungkin akan Anda minati. Semisal Anda tertarik terhadap salah satu di antaranya, klik saja profilnya, lalu pilih foto atau topik yang paling menarik untuk dibicarakan bersama.

“Kami ingin agar Anda memiliki pertimbangan lebih daripada sekadar melihat foto profil orang lain,” jelas Product Manager Facebook Dating, Nathan Sharp, pada TechCrunch.com (20/09/2018).

Baca juga:

Beredel Aplikasi yang Tak Aktif, Facebook Dituding Cuma Pencitraan

Perlu diketahui, fasilitas chatting di bawaan Facebook Dating hanya mendukung teks dan emoji, tidak ada opsi untuk mengirim foto. Hal ini ditujukan untuk mengontrol platform ini dari gambar-gambar tak senonoh yang berpotensi membuat pengguna gerah.

Media sosial dengan basis pengguna terbesar sejagat itu tengah mengujicobakan fitur Dating di Kolombia. Kata Sharp, alasannya karena Amerika Selatan secara budaya sudah terbuka dengan konsep online dating.

Apakah Anda termasuk salah satu dari 200 juta pengguna Facebook yang mengaku jomlo dan berharap agar fitur ini segera dihadirkan secara global?