Fujitsu Bangun Sistem Manajemen Informasi Bencana di Sumatera Utara

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Bencana alam yang kerap terjadi di tanah Sumatera mendorong Fujitsu Limited dan PT Fujitsu Indonesia melakukan instalasi solusi Publik Sektor yakni Sistem Manajemen Informasi Bencana, di Pusat Pencegahan Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara.

Sistem baru ini mendukung kegiatan penyelamatan dan pemulihan serta pengambilan keputusan yang cepat ketika bencana terjadi, memberikan manajemen informasi bencana secara terpusat. Sistem ini akan mulai beroperasi pada Januari 2019.

Baca Juga:
Tiga Elemen Pemanfaatan Teknologi untuk Pemantauan Cuaca

Para petugas BPBD Sumatera Utara yang dikirim ke berbagai lokasi bencana akan dapat terhubung ke Sistem Bencana Terintegrasi dan bisa langsung memasukkan informasi tentang jumlah korban, jumlah bangunan yang rusak, dan mengklasifikasi dari 17 jenis bencana yang berbeda, termasuk letusan gunung berapi, banjir, dan tanah longsor, menggunakan aplikasi yang bisa diakses melalui smartphone secara eksklusif, yang dikembangkan oleh Fujitsu untuk mengirimkan informasi ke Pusat Pencegahan Bencana.

Informasi yang dikirimkan dari daerah-daerah yang terkena bencana akan ditampilkan secara real time di layar peta dasbor yang dipasang di Pusat Pencegaha Bencana, yang memberikan informasi tentang luas terdampak dan sifat kerusakan yang diderita oleh penduduk dan bangunan yang dikumpulkan dari setiap lokasi bencana.

Baca Juga:
Kemkominfo: Layanan Telekomunikasi di Banten dan Lampung Selatan Sudah Pulih

Dengan data ini, ketika bencana terjadi, BPBD Sumatera Utara kini tak lagi terkendala sistem pengumpulan data dan informasi secara akurat dan cepat. Sistem ini akan memperkuat respon bencana awal dan mempercepat pengambilan keputusan dalam kegiatan penyelamatan dan dukungan di lapangan

Ke depan, Fujitsu dan Fujitsu Indonesia akan terus mendukung upaya penanggulangan bencana di Sumatera Utara melalui penyebaran ICT yang inovatif, dan berencana untuk menghubungkan sistem ini dengan sistem yang ada di BPBD Sumatera Utara, termasuk sistem pengelolaan sungai dan sistem pemantauan gunung berapi, memperluas dan meningkatkan fungsi seperti dengan pemberitahuan evakuasi untuk warga.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories