Technologue.id, Jakarta – Terjangan tsunami Selat Sunda pada Sabtu (22/12/2018) lalu memang menimbulkan berbagai kerugian. Selain menelan korban jiwa lebih dari 400 orang, infrastruktur pun tak luput dari dampak.

Namun setidaknya, layanan telekomunikasi di kawasan Pantai Barat Provinsi Banten dan Lampung Selatan sudah pulih. Ferdinandus Setu, Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), menjelaskan lewat siaran pers kalau hari ini (28/12/2018) seluruh jaringan telekomunikasi di sekitar lokasi terdampak telah prima seperti sedia kala.

Baca juga:

Terjangan Tsunami Anyer Tidak Mengganggu Lalu Lintas Seluler

Memang, masih ada sebagian BTS yang belum bisa on air karena tidak ada pasokan listrik dari PLN serta sulitnya akses ke lokasi. Akan tetapi, hal ini dapat di-cover oleh BTS lain di sekitarnya. Para operator telekomunikasi juga memberikan pasokan listrik untuk BTS dengan genset dan mobile backup power site.

- Advertisement -

Baca juga:

Hampir 10 Bulan “Dipenjara”, Kemkominfo Bebaskan Tumblr

Pulihnya layanan telekomunikasi di hari keenam pascabencana ini merupakan kemajuan yang konsisten dari Rabu (26/12/2018) lalu. Saat itu, layanan telekomunikasi baru pulih 99,1 persen. Alasannya, masih ada 44 BTS dari total 4.731 di Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lampung Selatan yang terganggu operasinya.

Baca juga:

Kemkominfo: Waspada Hoax Pascatsunami Banten Seperti Ini!

Walau jaringan telah lancar, Kemkominfo tetap mengimbau agar masyarakat tidak menyebarkan hoax atau informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya berkaitan dengan bencana ini. Sebelumnya, telah ditemukan dua kabar bohong. Salah satunya adalah informasi dari pihak tak bertanggung jawab yang mengaku mendapat informasi dari BMKG kalau sampai akhir Desember 2018 akan terjadi bencana.