Go-Jek Resmi Akuisisi LOKÉT, Apa Tujuannya?

Go-Jek Resmi Akuisisi LOKÉT, Apa Tujuannya?
Ilustrasi Go-Jek (source: Go-Jek)

Technologue.id, Jakarta – Sebagai startup yang mulai menyediakan layanan dan fitur yang makin beragam, wajar jika Go-Jek berusaha berekspansi dengan mengakuisisi bisnis lainnya. Ketika tahun lalu, misalnya, mereka membeli perusahaan teknologi asal India, yakni C24 Engineering dan Codelginition, hari ini (08/08/17) mereka menggaet LOKÉT.

LOKÉT adalah perusahaan event management dan ticketing yang bakal memperkuat bisnis Go-Jek untuk meningkatkan pengalaman menikmati event baik bagi pelanggan dan promotor. Perusahaan yang diakuisisi dengan nominal yang dirahasiakan itu akan diintegrasikan dengan layanan Go-Tix di dalam aplikasI Go-Jek. Dengan kerja sama ini, LOKÉT bisa memanfaatkan lebih dari 250 event yang sudah ada di GO-TIX, termasuk kerja sama dengan jaringan bioskop CGV dan Cinemaxx.

Baca juga:

Pengguna Go-Jek Gagal Log-In Setelah Log-Out Tiba-Tiba, Ada Apa?

“Kami melihat LOKÉT sebagai perusahaan yang terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi dalam pengalamannya menangani berbagai kebutuhan event and entertainment,” jelas Nadiem Makarim, CEO Go-Jek.

“Nantinya, kolaborasi ini akan dapat memberikan berbagai layanan yang bisa membantu promotor menyelesaikan berbagai permasalahan utama event. Misalnya, distribusi tiket, pengaturan penonton, hingga memberikan sensasi entertainment yang inovatif,” imbuhnya, dalam keterangan resmi yang disampaikan pada redaksi (08/08/17).

Baca juga:

Go-Jek Buka Cabang ke Singapura?

Sementara itu, pihak LOKÉT, seperti diwakili penjelasan dari Edy Sulistyo sang CEO sekaligus co-founder, mengaku kerja sama dengan Go-Jek ini akan membuat mereka lebih bisa mendukung banyak event, dari festival, workshop, seminar, dan film. Teknologi pembayaran non-tunai dari Go-Jek pun dapat membuat transaksi semakin mudah dan membantu promotor menambah pendapatan.

Baca juga:

Go-Jek Kantongi Rp16 Triliun, Siapa Penyuntiknya?

LOKÉT sendiri sudah berdiri sejak 2013 dan menangani lebih dari 80 persen pertunjukan musik skala besar di Indonesia. Setelah akuisisi ini, tidak ada perubahan dalam manajemen dan operasional LOKÉT. Praktis, perusahaan yang sudah mendapat pendanaan East Ventures dan Sovereign’s Capital itu akan tetap beroperasi secara independen.