Technologue.id, Jakarta – Raksasa teknologi asal China, Huawei menjalin kemitraan dengan TomTom untuk menyediakan layanan peta digital pengganti Google Maps. Kolaborasi ini merupakan jalan keluar bagi Huawei yang mana tidak diperbolehkan menggunakan produk Google.

Dilansir dari Ubergizmo (21/1/2020) juru bicara TomTom, Remco Meerstra mengatakan kesepakatan ini sebenarnya sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu, tetapi baru-baru ini mereka memutuskan untuk mengumumkannya kepada publik.

Baca Juga:
Review Huawei FreeBuds 3: Headset Premium dengan Chipset Kirin A1

TomTom nantinya akan mengembangkann layanan peta, informasi lalu lintas, dan navigasi yang nantinya akan disematkan di ponsel Huawei. Dengan ini Huawei telah menemukan layanan pemetaan alternatif.

Huawei juga dikabarkan sedang mengerjakan jajaran aplikasi dan layanannya sendiri yang dirancang untuk bertindak sebagai pengganti produk Google. Ini dilakukan guna menjaga daya saing produknya.

Bagi Huawei, salah satu yang ingin dicapai pada tahun ini adalah mengembangkan ekosistem Huawei Mobile Services yang digadang-gadang bisa menjadi alternatif dari layanan mobile milik Google. Jika sudah matang, bisa jadi isu perang dagang tak lagi berdampak banyak bagi Huawei.

Baca Juga:
Huawei P30 dan P30 Pro Resmi Dapatkan Android 10

Geliat bisnis Huawei sendiri masih terus berjalan seiring perlakuan Amerika Serikat yang melarang penggunaan produk Google untuk Huawei. Bahkan Huawei mengklaim angka penjualannya justru meningkat dari tahun sebelumnya.

Huawei juga membukukan bahwa setidaknya mereka berhasil menjual 240 juta smartphone sepanjang tahun 2019. Dan 50 persen di antaranya merupakan smartphone premium dari seri P dan Mate.