Baca juga:
Ternyata, Sebanyak Ini Orang yang Mau Berteman dengan Rinna Si Chatbot
Kemungkinan, daftar tersebut akan bertambah, karena ternyata di Line masih bisa ditemukan foto dan video berbau pornografi. Dari penelusuran Technologue.id (03/01/2018), konten-konten yang sebaiknya tak diunggah di ruang publik atau dinikmati anak-anak di bawah umur itu dapat diakses dengan mudah melalui tagar-tagar khusus. Dari pantauan redaksi, pengunggah video dan foto ber-hashtag menjurus itu didominasi oleh akun-akun yang menjajakan layanan berbayar untuk pengguna dewasa. Dengan menyetoran dana sesuai tarif yang dipasang, pelanggan yang tertarik dijanjikan menikmati benefit-benefit yang ditawarkan pemilik akun bisnis sekaligus uploader foto dan video porno tersebut. [caption id="attachment_25827" align="alignnone" width="582"]
Akun-akun prrengunggah foto dan video porno di Line (Technologue.id/Ulwan Fakhri)[/caption]
Baca juga:
Facebook Gandeng Label Musik Ternama, Ini Untungnya Buat Anda
Sejatinya, Line telah menyediakan fitur Report yang bisa dimaksimalkan para penggunanya untuk melaporkan keberadaan konten maupun akun yang melakukan spamming atau hal-hal berbau seksual. Ada juga fitur Hide all posts from this user supaya Anda tidak bisa lagi melihat konten yang diunggah akun tertentu ke depannya. Semuanya bisa diakses dengan men-tap simbol opsi berupa tiga titik berjajar di sebelah kanan suatu posting. [caption id="attachment_25821" align="alignnone" width="348"]
Fitur report di Line yang bisa dimaksimalkan untuk memberantas konten negatif (Technologue.id/Ulwan Fakhri)[/caption]
Baca juga:
Redaksi tengah mencoba menghubungi perwakilan Line Indonesia untuk meminta klarifikasi terkait temuan ini.